Jaring Isu Daerah dan Benahi Struktur: DPD PAN Mimika Susun Pengurus 'Siap Pakai' Berbasis Massa



Timika, papuamctv.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mimika menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang krusial di Kediaman Keluarga Wakerkwa, Jl. Leo Mamiri, Timika, pada Sabtu (29/11/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi PAN Mimika untuk mematangkan strategi internal dan konsolidasi menyongsong perhelatan politik akbar Pemilu 2029-2030, dengan ambisi besar meraih posisi tiga besar secara nasional.

Dalam wawancara eksklusif, Ketua DPD PAN Mimika, Philipus B. Wakerkwa, menyampaikan optimisme yang membara. Ia menekankan bahwa target partai bukan sekadar berpartisipasi, melainkan ingin mencapai prestasi tertinggi.

"Pada tahun 2029-2030 itu, Partai PAN bisa mencapai nomor 3 dari semua partai yang ada di negara ini," tegas Philipus.

Rakor hari ini, lanjut Philipus, bertujuan untuk mengumpulkan dan menggali berbagai isu-isu politik dan isu-isu perkembangan daerah dari tingkatan paling bawah.

"Nah, itu yang kami ada kali dapat koordinasi hari ini, dan dalam rakor koordinasi ini bisa menggali segala isu-isu, isu-isu politik, atau isu-isu perkembangan daerah, di tingkat masing-masing, sehingga dengan demikian, partai menjadi catatan-catatan khusus untuk bisa kita teruskan ke tingkat DPW maupun DPP," jelasnya.

Isu-isu yang terhimpun ini tidak akan dibiarkan mengendap di tingkat daerah. Sebaliknya, isu-isu tersebut akan segera diteruskan ke jenjang Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk didalami dan dijabarkan menjadi kebijakan strategis yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Rakor DPD Partai PAN Kabupaten Mimika, yang dipimpin Ketua DPD Mimika Philipus B. Wakerkwa, serta dihadiri oleh Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Peanus Uamang, dan Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Agustinus W Murip

Kunci utama dalam mencapai target ambisius tersebut adalah pembenahan struktur kepengurusan. Philipus mengakui bahwa pelantikan pengurus masih menunggu, namun proses penyusunan personel sudah dilakukan secara hati-hati.

"Menyusun kepengurusan ini, kami harus menyusun orang-orang yang siap pakai. Orang yang punya massa, punya basis, yang bagus," ujarnya.

Penekanan konsolidasi ini akan dilakukan di semua tingkatan, mulai dari DPD (Kabupaten), DPC (Distrik), hingga DPT (Kampung). Philipus secara khusus menyoroti pentingnya kepengurusan di tingkat kampung.

"Seharusnya yang lebih kita unggulkan itu dari tingkat kampung. Karena mereka itu punya basis dan mereka langsung berada di masyarakat. Sehingga kita cari jaring orang-orang yang oke, orang-orang punya masa, punya basis, yang bagus, supaya itu yang kita bisa rangkul."

Pembenahan kepengurusan ini harus segera tuntas untuk menghadapi Pemilu 2029-2030, termasuk mengisi posisi-posisi yang kosong akibat pengurus lama yang meninggal atau pindah.

Rakor ini digelar secara mendesak, meskipun banyak pengurus yang berhalangan hadir karena bentrok jadwal. Philipus menjelaskan bahwa penundaan acara bukan merupakan pilihan mengingat padatnya agenda akhir tahun.

"Kalau misalnya kami tunda lagi, berarti ke depan ini banyak acara yang terjadi, seperti Perjalanan Natal, Tahun Baru. Ini banyak acara, sehingga kalau partai tidak laksanakan hari ini, berarti tertunda sampai tahun depan. Sehingga acara ini harus dilaksanakan hari ini," pungkasnya, menandakan keseriusan PAN Mimika memulai persiapan Pemilu jauh-jauh hari.

Rakor ini menjadi langkah awal yang konkret. Konsolidasi partai secara menyeluruh rencananya akan dilanjutkan pada tahun depan. (HK)

Postingan Terbaru