Gubernur Papua Tengah Serahkan Laptop Festival Budaya Pelajar di Timika, Tegaskan Komitmen Janji dan Masa Depan Pendidikan Anak Papua
Pada
25 Jan, 2026
Timika, papuamctv.com — Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika menyambut langsung kedatangan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Gelay, beserta rombongan di Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika, Sabtu (24/1/2026).
Kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Papua Tengah ke Kabupaten Mimika ini dilaksanakan dalam rangka penyerahan bantuan laptop kepada para peserta Festival Budaya Pelajar Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Timika, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, pelajar, pendidik, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menegaskan bahwa penyerahan laptop ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menepati janji kepada generasi muda Papua. Ia mengingatkan bahwa pada 3 September 2025 lalu, dirinya telah berjanji setiap peserta festival akan mendapatkan laptop, dan janji tersebut kini ditepati.
“Ini bukan soal laptopnya, tapi soal pemimpin yang berjanji dan menepatinya. Ini soal identitas dan integritas. Anak-anak Papua harus tahu bahwa pemerintah hadir dan serius mempersiapkan masa depan mereka,” tegas Gubernur Meki.
Gubernur juga berpesan agar laptop yang diberikan digunakan secara bijak untuk mendukung pendidikan dan pengembangan diri, bukan untuk aktivitas yang tidak produktif di media sosial.
“Laptop ini jangan dipakai main Facebook, Instagram, atau TikTok. Media sosial tidak akan membawa kalian sukses. Yang membawa sukses adalah kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab. Laptop ini harus menjadi alat untuk mengantar kalian menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Meki menekankan bahwa pemerintah tidak semata-mata berharap anak-anak Papua menjadi kaya, tetapi menjadi pribadi yang sukses, berpendidikan, dan bermartabat. Ia mengingatkan bahwa generasi saat ini jauh lebih beruntung dibanding masa lalu, karena kini akses terhadap teknologi dan pendidikan sudah tersedia.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Tengah juga menyampaikan komitmen kuat pemerintah dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Papua. Ia mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 1.204 kuota beasiswa untuk Kabupaten Mimika, termasuk melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta tambahan 100 beasiswa khusus bagi lulusan SMA kelas III yang ingin melanjutkan pendidikan kedokteran.
“Tidak ada lagi alasan anak-anak di Timika tidak kuliah. Semua sudah disiapkan: pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Beasiswa full sudah ada. Tinggal kemauan dan usaha dari anak-anak kita,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir bahwa masa depan hanya bergantung pada sektor tambang, dan mendorong generasi muda agar berani bermimpi serta sukses di berbagai bidang.
Selain pendidikan, Gubernur Meki menegaskan pentingnya pelestarian budaya Papua melalui Festival Budaya Pelajar. Menurutnya, budaya Papua adalah kekayaan yang luar biasa dan harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda.
“Budaya Papua ini terlalu kaya. Kita harus bangga dan angkat identitas kita sendiri. Anak-anak budaya ini penting, karena dari sinilah jati diri Papua tetap hidup,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur berharap bantuan laptop ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pendukung pembelajaran, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas diri para pelajar. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah ke depan.
“Tidak boleh ada satu anak pun yang tertinggal. No child left behind. Semua anak Papua harus mendapat kesempatan yang sama untuk maju dan sukses,” pungkasnya. (Ian)




















