Dari Pesisir untuk Indonesia: Koperasi Merah Putih Atuka Resmi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat


ATUKA, papuamctv.com – Kamis, 9 April 2026, menjadi hari yang akan terus diingat oleh masyarakat Distrik Mimika Tengah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak Indonesia merdeka, seorang menteri negara menginjakkan kaki di tanah Kampung Atuka. Kedatangan Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E. Ak., M.Si., disambut dengan haru dan antusiasme luar biasa dari warga yang memadati area dermaga hingga lokasi peresmian.


Kunjungan perdana ini bukan sekadar seremoni protokol, melainkan simbol runtuhnya sekat antara pemerintah pusat dengan wilayah pesisir terpencil di ujung timur Indonesia.


Peresmian ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, Bupati Mimika Johannes Rettob, S.Sos., MM, dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong.


Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa syukur atas kehadiran Menteri Koperasi. Kunjungan ini dinilai sebagai momentum spesial bagi masyarakat Atuka yang selama ini menantikan perhatian langsung dari pemerintah pusat.


"Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Kehadiran Bapak Menteri di tengah kesibukan yang padat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam menyentuh masyarakat di wilayah pesisir, kota, hingga pegunungan di Mimika," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika.


Dalam laporannya, Kepala Dinas menekankan bahwa keberhasilan operasional Koperasi Merah Putih tidak lepas dari sinergi antara Kementerian dan Pemerintah Kabupaten Mimika. Selain infrastruktur koperasi, Pemkab Mimika di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong telah menyiapkan fasilitas penunjang lainnya.


  • Pembangunan Gudang Baru: Atas izin Menteri, Pemkab Mimika telah membangun fasilitas gudang untuk mendukung logistik koperasi.
  • Rumah Pendamping: Menindaklanjuti tugas dari Menteri Koperasi, Pemkab Mimika telah menyelesaikan pembangunan rumah bagi asisten pendamping koperasi guna memastikan keberlanjutan program di lapangan.

Peresmian ini merupakan bagian dari pencapaian 100 hari kerja kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong. Program ini selaras dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 dan proyek strategis Astagita Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada penguatan ekonomi dari desa dan kelurahan.


Saat ini, Kabupaten Mimika tercatat memiliki total 452 koperasi, yang terdiri dari:


  1. 152 Koperasi Merah Putih (dengan administrasi lengkap dan legal).
  2. 300 Koperasi Umum.

Kepala Dinas berharap Koperasi Merah Putih Atuka dapat menjadi pionir dan model percontohan bagi wilayah lain di Provinsi Papua maupun Indonesia Timur secara luas. Dengan landasan hukum UU No. 25 Tahun 1992, koperasi ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan menekan ketimpangan ekonomi.


" Kami sangat untuk antusias dan menyambut karena kami percaya bahwa kooperasi memiliki potensi besar, Guru perekonomian rakyat, kami mampu mendorong kemandirian dan menciptakan kesejahteraan yang merata," pungkasnya.


Sambutan ditutup dengan permohonan arahan dari Menteri Koperasi sebelum secara resmi membuka fasilitas Koperasi Merah Putih, gudang, dan rumah pendamping yang akan menjadi akselerator ekonomi di Kabupaten Mimika. (HK)

 

Postingan Terbaru