Gandeng Bulog dan Freeport, Pemerintah Distrik Tembagapura Salurkan Puluhan Ton Bantuan Bama untuk Warga

 


TIMIKA, papuamctv.com — Pemerintah Distrik Tembagapura bergerak cepat memastikan ketahanan pangan warganya terjamin. Bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Freeport Indonesia (PTFI), Pemerintah Distrik resmi menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) berupa beras dan minyak goreng yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.


Kepala Distrik Tembagapura, Dev Richard Tatiratu, menyatakan bahwa sinergi lintas sektor ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian logistik ekstra.


"Hari ini, Distrik Tembagapura bersama rekan-rekan kerja dari Bulog dan PT Freeport menyalurkan bantuan kepada masyarakat, terlebih khusus bagi warga di tiga kampung, yaitu Kampung Banti I, Banti II, dan Opitawak," ujar Dev Richard Tatiratu saat diwawancarai pada Senin (25/5/2026).


Untuk tahap awal ini, total bantuan yang dikerahkan mencapai 3 kontainer, yang memuat:

  • 24 ton beras Bulog.
  • 360 karton minyak goreng.

Saat ini, seluruh logistik tersebut telah berhasil didistribusikan dan ditampung di LIP Kuala Kencana. Pihak distrik tengah mematangkan proses pergeseran barang menuju titik akhir di Kampung Banti I, Banti II, dan Opitawak agar langsung diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM).


Sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah, Dev Richard menegaskan pihaknya tidak akan lepas tangan dalam proses ini. Ia menjamin jajaran distrik akan mengawal langsung seluruh proses distribusi hingga bama tersebut benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak.


Selain tiga kampung di area Banti, Pemerintah Distrik Tembagapura juga telah menyiapkan program pasokan lanjutan. Sebanyak 14 ton beras dan minyak goreng tambahan dijadwalkan untuk menyasar wilayah Singa dan Arwanop.


Mengingat tantangan geografis Tembagapura yang ekstrem, Dev Richard meminta masyarakat di kedua wilayah tersebut untuk sedikit bersabar sementara pemerintah mematangkan jalur logistik udara.


"Kami berharap masyarakat yang belum mendapatkannya, khususnya di Singa dan Arwanop, agar bersabar. Kami sedang mengecek dan mencari tahu metode pengiriman terbaik ke sana, apakah nanti menggunakan pesawat ataupun helikopter," jelasnya.


Keberhasilan pergeseran logistik dalam jumlah besar ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Atas nama pemerintah daerah, Kepala Distrik menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT Freeport Indonesia, khususnya divisi Government Relations (Govrel), yang telah memberikan dukungan fasilitas dan pengawalan.


Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada aparat keamanan dari Koramil dan Polsek Kuala Kencana yang mengamankan jalannya proses pendistribusian sejak awal di LIP Kuala Kencana.


Proses penyerahan bantuan ini juga berjalan transparan dengan melibatkan representasi lokal. Tokoh perempuan Tembagapura, Mama Martina Natkime, hadir langsung untuk menerima simbolis bantuan tersebut selaku perwakilan masyarakat Kampung Banti I, Banti II, dan Opitawak.


Kehadiran tokoh masyarakat seperti Mama Martina diharapkan dapat memastikan pembagian bama di tingkat kampung berjalan dengan adil, aman, dan tepat sasaran. (HK)

Postingan Terbaru