Dari Kota hingga Pegunungan, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Motor Ekonomi Baru Mimika
TIMIKA, papuamctv.com —
Pemerintah Kabupaten Mimika mengambil langkah strategis dalam memperkuat
fondasi ekonomi kerakyatan melalui sektor koperasi. Komitmen ini ditegaskan
dalam agenda Sosialisasi Program Koperasi Desa Merah Putih Distrik Mimika Baru
(Miru) Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Kantor Distrik Mimika Baru pada
Rabu (1/7/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung
oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H.,
dan Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP. Menandai pentingnya
program ini, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan
(Diskop UKM Perindag) Provinsi Papua Tengah, Ermambo Rumaropen, S.Sos, hadir
bertindak sebagai narasumber utama.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas
Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi, menekankan bahwa keberhasilan pembentukan
dan keberlanjutan sebuah koperasi sangat bergantung pada peran aktif tenaga
pendamping serta kesiapan infrastruktur dasar, terutama status tanah.
Kadis Yogi secara blak-blakan
menyoroti bahwa masalah aset dan pengadaan lahan di wilayah perkotaan masih
menjadi tantangan klasik yang harus segera diselesaikan.
"Koperasi itu jadi dan
tidaknya ada di pendamping, tapi dengan syarat, tanah siap duduk. Kalau tidak
siap tanah, tidak mungkin," tegas Samuel Yogi di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan bahwa situasi
kepemilikan tanah di wilayah pesisir dan pegunungan relatif aman, sehingga
fokus pemerintah saat ini bergeser ke wilayah perkotaan. Untuk memuluskan
langkah tersebut, pihaknya akan membangun koordinasi intensif dengan Kepala Distrik
Mimika Baru guna memetakan kelurahan-kelurahan yang memiliki potensi lahan
luas.
Momentum sosialisasi ini dinilai
sangat tepat karena bertepatan dengan rencana strategis Pemerintah Pusat. Pada
tahun 2026 ini, terdapat kuota pembangunan 7 (tujuh) titik Koperasi Desa Merah
Putih di Mimika. Proses penginputan data ke dalam sistem aplikasi dinas pun
langsung dikejar pada hari yang sama demi mengamankan kuota tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, Dinas
Koperasi dan UKM Mimika juga merajut sinergi antarlembaga, termasuk menggandeng
pihak Komando Distrik Militer (Kodim) untuk berkoordinasi dengan PT Agrinas
terkait pemanfaatan lahan yang telah disiapkan.
"Kami berkomitmen dan
berkoordinasi dengan teman-teman dari Kodim, tanah yang sudah disiapkan, mau
tidak mau PT Agrinas harus dibangun," ujar Yogi yang langsung disambut
riuh tepuk tangan setuju dari para peserta yang hadir.
.gif)
Dok. Sosialisasi Program Koperasi Desa Merah Putih Distrik Mimika Baru (Miru) oleh Disko UKM Mimika, yang digelar di Kantor Distrik Mimika Baru pada Rabu (1/7/2026). Foto: papuamctv.com
Rencana jangka panjang pun telah
dicanangkan. Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan bahwa pada tahun depan,
program Koperasi Merah Putih akan diprioritaskan secara merata, mencakup
wilayah kota, pesisir, hingga pelosok pegunungan. Yogi juga berjanji akan
mengawal aspirasi ini hingga ke tingkat Penjabat Gubernur Papua Tengah hingga
ke Menteri Koperasi di Jakarta.
Selain urusan fisik dan legalitas
lahan, Samuel Yogi mengingatkan para pengurus mengenai pentingnya menjaga
kesehatan internal organisasi. Ada tiga pilar utama yang wajib dipegang teguh
agar Koperasi Merah Putih tidak sekadar menjadi papan nama:
- Tata Kelola Administrasi yang Baik: Tertib
dalam pencatatan pencapaian dan keanggotaan.
- Transparansi Keuangan: Pengelolaan dana yang
akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota.
- Soliditas Kerja Kelompok: Menghindari ego
sektoral antara pengurus dan pengawas.
"Kalau pengurus koperasi
jalan sendiri dan pengawas jalan sendiri, maka pengelolaan keuangan dan
administrasi semua tidak akan berjalan dengan baik," cetusnya
mengingatkan.
Langkah agresif Pemkab Mimika
dalam menggenjot program Koperasi Desa Merah Putih ini bukan tanpa alasan.
Kabupaten Mimika secara resmi dibidik untuk menjadi role model atau
percontohan bagi delapan kabupaten lain yang berada di cakupan wilayah Provinsi
Papua Tengah.
Di akhir arahannya, Samuel Yogi
menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan dukungan berkelanjutan kepada pihak
Provinsi Papua Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Diskop UKM Perindag,
Ermambo Rumaropen.
"Mimika sebagai percontohan
untuk delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah, sehingga kami mulai dari
Mimika. Kami mohon dukungan terus dari Pak Sekretaris untuk tahun depan
lagi," pungkasnya optimis.
Melalui sosialisasi ini, Koperasi
Desa Merah Putih diharapkan mampu bertransformasi menjadi motor penggerak
ekonomi baru yang inklusif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Distrik Mimika Baru secara nyata dan berkelanjutan. (HK)

















