Pemkab Mimika Gelar Lomba Balita Sehat 2026: Cetak Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas



TIMIKA, papuamctv.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi membuka Lomba Balita Sehat tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026. Ajang yang mengusung misi strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini ini dipusatkan di ruang pertemuan lantai 1 Hotel Grand Tembaga, Timika, Selasa (15/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, yang hadir mewakili pemerintah daerah, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob.

 

Dalam sambutan tertulis Bupati Mimika yang dibacakan oleh Fransiskus Bokeyau, ditegaskan bahwa masa balita (di bawah lima tahun) merupakan fase krusial dan kritis dalam siklus kehidupan manusia. Pada periode ini, proses pertumbuhan fisik, perkembangan otak, motorik, bahasa, hingga interaksi sosial anak terbentuk secara maksimal.

 

"Peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pemenuhan gizi, ASI eksklusif, makanan pendamping ASI (MPASI), imunisasi lengkap, serta pola pengasuhan yang baik adalah faktor penentu masa depan anak-anak kita," ujar Fransiskus saat membacakan sambutan bupati.

 

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga lewat pendekatan promotif dan preventif yang melibatkan peran aktif keluarga dan masyarakat.

 

Dok. Lomba Balita Sehat tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026 Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, pada Selasa (15/09/2026). Foto: Jean

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Mimika, Carolina Heatubun, dalam laporan panitianya menyampaikan bahwa kegiatan ini didasari oleh program percepatan penurunan stunting dan peningkatan derajat kesehatan anak di Mimika.

 

Sebelum melaju ke tingkat kabupaten, para peserta telah melalui seleksi ketat di tingkat puskesmas yang mencakup 10 wilayah kerja puskesmas dalam kota sejak 3 Agustus hingga 7 September 2026. Total sebanyak 41 balita berhasil lolos dan berlaga di tingkat kabupaten yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu 9–23 bulan dan 24–59 bulan.

 

Aspek penilaian yang diuji oleh tim juri—yang terdiri dari dokter spesialis anak RSUD Mimika, Dinas Kesehatan, TP PKK Mimika, serta DP3AP2KB—meliputi:

  • Perkembangan fisik (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala sesuai standar WHO)
  • Status imunisasi dan pemberian ASI/MPASI
  • Kesehatan gigi dan mulut
  • Perkembangan psikomotorik (motorik kasar dan halus)
  • Kecerdasan dan interaksi sosial
  • Kebersihan dan penampilan anak

 

Sebagai bentuk apresiasi kepada orang tua, kader posyandu, dan tenaga kesehatan, Pemkab Mimika bersama TP PKK Kabupaten Mimika menyiapkan hadiah berupa piagam penghargaan, sertifikat, serta uang pembinaan dengan rincian:

  • Juara 1: Rp4.000.000
  • Juara 2: Rp3.500.000
  • Juara 3: Rp3.000.000
  • Juara Harapan 1: Rp2.500.000
  • Juara Harapan 2: Rp2.000.000
  • Juara Harapan 3: Rp1.500.000
  • Finalis (Non-Juara): Rp1.000.000

 

Selain uang pembinaan, dukungan sponsor dari TP PKK Kabupaten Mimika juga memberikan hadiah tambahan berupa sepeda dan stroller bagi para pemenang di kelompok umur tertentu guna mendukung stimulasi tumbuh kembang anak.

 

Melalui penyelenggaraan ajang ini, Pemkab Mimika berharap kesadaran orang tua terhadap pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang semakin meningkat, demi melahirkan generasi Mimika yang sehat, cerdas, aktif, dan kompetitif. (HK)

 

Postingan Terbaru