Semuel Yogi Dorong Koperasi Mimika Beralih dari Ketergantungan Bantuan Menuju Kemandirian
Pada
28 Sep, 2026
MIMIKA – Menutup kegiatan Pelatihan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tahun 2026 bagi pelaku koperasi di Kabupaten Mimika, Sabtu (26/9/2026), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Semuel Yogi, S.H., M.H., menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dalam membangun koperasi yang sehat, produktif, dan mandiri.
Menurut Semuel, koperasi tidak boleh terus bergantung pada bantuan pemerintah. Koperasi harus dibangun melalui kekuatan anggota, pengelolaan usaha yang profesional, kerja sama kelompok, serta kemampuan menciptakan omzet dan keuntungan dari kegiatan usahanya sendiri.
Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM Mimika akan terus memberikan pembinaan dan pelatihan agar pengurus maupun anggota memahami tata kelola koperasi secara benar. Namun, pembinaan tersebut harus diarahkan untuk menciptakan kemandirian, bukan ketergantungan.
“Kita harus mengubah pola pikir. Koperasi bukan hanya menunggu bantuan, tetapi bagaimana anggota bersama-sama membangun usaha sehingga koperasi bisa berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Semuel.
Ia juga mendorong koperasi yang telah berkembang untuk menjadi mentor bagi koperasi lainnya yang masih membutuhkan penguatan. Pola tersebut dinilai dapat mempercepat proses pembelajaran melalui berbagi pengalaman, pengetahuan, jaringan usaha, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan.
Semuel menekankan bahwa RAT memiliki posisi penting karena menjadi forum tertinggi bagi anggota koperasi untuk mengevaluasi kinerja, mempertanggungjawabkan pengelolaan usaha, serta menentukan arah koperasi secara demokratis.
Karena itu, pelaksanaan RAT tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan administratif tahunan. RAT harus menjadi momentum untuk melihat secara terbuka kondisi koperasi, termasuk perkembangan usaha, pengelolaan keuangan, tantangan yang dihadapi, serta rencana pengembangan ke depan.
Melalui penguatan tata kelola dan kolaborasi antarkoperasi, Dinas Koperasi dan UKM Mimika berharap koperasi dapat berkembang sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Kalau koperasi kuat, anggotanya kuat. Kalau anggota kuat, maka ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh,” pungkasnya.


