PKK Bergerak! Ny. Susy Herawati Rettob Pimpin Aksi Bersih Kota Sambut HPSN
Pada
20 Feb, 2026
TIMIKA, papuamctv.com – Wajah Kota Timika bersolek sejak Jumat pagi (20/2). Dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susy Herawati Rettob, anggota TP-PKK Mimika tumpah ruah ke jalan dalam aksi kerja bakti massal yang dipusatkan di sepanjang Jl. Cendrawasih.
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas. Kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, sekaligus menjalankan instruksi Bupati Mimika, Johannes Rettob, terkait penanganan serius persoalan sampah di daerah.
Momentum ini juga menjadi bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah) dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari besok.
Pantauan di lapangan menunjukkan semangat kolaborasi yang luar biasa. Seluruh elemen kota terlibat aktif, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemkab Mimika, TNI dan Polri, Instansi Vertikal dan Pelaku Usaha, dan juga Masyarakat Umum.
Setiap sektor diberikan tanggung jawab untuk menyisir area kerja masing-masing, memastikan fasilitas umum bersih, hingga merapikan ruas-ruas jalan utama di jantung Kota Timika.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang turun langsung meninjau jalannya kerja bakti, memberikan penegasan kuat. Beliau mengingatkan bahwa menjaga kebersihan tidak boleh berhenti saat kamera mati atau acara usai.
"Kerja bakti ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama untuk membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan keindahan Kota Timika," tegas Bupati Johannes.
Ia juga mengajak seluruh pimpinan instansi dan masyarakat untuk menjadi contoh nyata dalam pengelolaan sampah yang baik. Harapannya, aksi hari ini menjadi pemantik budaya baru bagi warga Mimika: budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong ini, Mimika tidak hanya bersiap memperingati HPSN, tetapi juga melangkah menuju kota yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh warganya.
Ia menambahkan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) semata. Budaya peduli lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja masing-masing.
“Kalau kita ingin Mimika bersih, sehat, dan nyaman, maka budaya peduli lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Momentum HPSN ini harus menjadi pengingat bahwa kebersihan adalah bagian dari peradaban,” katanya. (HK)




















