Perkuat Sinergi, TP-PKK Mimika Fokuskan Program 2026 pada Layanan Kesehatan dan Pendidikan di Wilayah Pesisir
Pada
21 Feb, 2026
TIMIKA, papuamctv.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyusunan program kerja tahun anggaran 2026 di Hotel Horizon Ultima, Sabtu (21/02/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk menyelaraskan langkah dengan visi-misi Pemerintah Daerah dalam melayani masyarakat hingga ke pelosok.
Dalam arahannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika menekankan pentingnya spiritualitas dan kedisiplinan sebagai fondasi organisasi. Beliau mengingatkan seluruh pengurus bahwa setiap rencana besar harus diawali dengan doa, sebagaimana komitmen yang telah dibangun sejak pertengahan Februari lalu.
"Kita adalah organisasi besar yang dipercayakan oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Segala sesuatu harus kita awali dengan doa agar pelayanan kita benar-benar menyentuh hati masyarakat," tegasnya. Selain aspek spiritual, ia juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu dalam bekerja guna menjaga keseimbangan peran ibu-ibu PKK antara organisasi dan keluarga.
Mengingat kondisi geografis dan tantangan transportasi, TP-PKK Mimika mengambil kebijakan strategis untuk memfokuskan sebagian besar program kerja tahun 2026 di wilayah pesisir.
"Tahun ini semua program kita arahkan 'ke dalam' (langsung ke masyarakat). Untuk wilayah pegunungan, kami mohon maaf karena kendala armada dan keamanan, sehingga fokus utama kita saat ini adalah masyarakat di daerah pesisir pantai," jelas Ketua TP-PKK.
Sektor kesehatan, khususnya penanganan stunting, tetap menjadi prioritas utama (Pokja IV). Keberhasilan uji coba pemberian suplemen di Distrik Mimika Tengah (khususnya kawasan pantai seperti Manasari) pada tahun sebelumnya akan direplikasi ke distrik lain.
TP-PKK menilai bahwa meski potensi perikanan di pesisir melimpah, faktor akses air bersih masih menjadi kendala kesehatan. Oleh karena itu, PKK akan bersinergi dengan program pengadaan air bersih Pemerintah Daerah untuk memastikan anak-anak usia dini dan ibu hamil mendapatkan nutrisi serta lingkungan yang sehat.
Di bidang pendidikan, TP-PKK Mimika berkomitmen mengawal kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Fokus utamanya adalah memastikan ketersediaan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tingkat distrik dan kampung.
Pendataan PAUD: Melakukan penyisiran di distrik-distrik yang belum memiliki fasilitas PAUD.
Sosialisasi Masif: Mengingatkan orang tua bahwa ijazah TK/PAUD kini menjadi prasyarat masuk SD.
Solusi Kreatif: Mendorong pemanfaatan gedung-gedung yang ada untuk kegiatan belajar mengajar sementara, agar tidak ada anak yang tertinggal.
Ketua TP-PKK juga menyoroti pentingnya kehadiran Ketua PKK Distrik yang definitif untuk memastikan program dari pusat hingga kabupaten bisa terlaksana hingga ke tingkat akar rumput. Beliau berharap setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang, seluruh struktur di tingkat distrik sudah lengkap dan siap bekerja "gercep" (gerak cepat).
"Kami ingin program prioritas, seperti penanaman daun kelor dari provinsi untuk pemenuhan gizi, bisa berjalan lancar. Syaratnya, pengurus di tingkat distrik harus aktif dan hadir di tengah masyarakat," pungkasnya. (HK)
![]() |
| Dok. Kegiatan Rakor TP PKK Mimika 2026, Sabtu (21/02/2026) di Horison Ultima Timika. Foto: papuamctv.com |






















