Digitalisasi Pajak Mimika: Bayar PBB Kini Semudah Mengirim Pesan
TIMIKA, papuamctv.com - Pemerintah Kabupaten Mimika
melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperluas jangkauan layanan
digital guna memudahkan warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Langkah
strategis ini dilakukan dengan menggandeng empat bank besar dan satu kantor
pos sebagai mitra resmi pembayaran pajak daerah secara daring (online).
Inovasi ini dirancang khusus
untuk memangkas birokrasi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantre
panjang hanya untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Layanan ini didukung oleh
infrastruktur dari Bank Papua, Bank Mandiri, BRI, dan BNI, serta
jaringan Kantor Pos. Untuk saat ini, layanan di BRI masih difokuskan
khusus pada pembayaran PBB, sementara mitra perbankan lainnya telah siap
melayani seluruh jenis pajak daerah.
Kepala Bapenda Mimika, Dwi
Cholifah, menegaskan bahwa komposisi mitra saat ini sudah sangat ideal untuk
melayani kebutuhan warga di Bumi Amungsa.
“Saya rasa untuk Kabupaten Mimika sudah cukup, tidak perlu lebih dari empat bank ditambah satu kantor pos. SPPT PBB sudah dibagikan, dan STTS-nya melalui Bank Papua selaku pemegang RKUD,” ujar Dwi baru-baru ini.
Efektivitas sistem daring ini
mulai terlihat dari angka capaian yang impresif. Dari target PBB perkotaan dan
perdesaan sebesar Rp85,952 miliar, realisasi per 31 Maret 2026 telah
menyentuh angka Rp49,277 miliar atau setara dengan 57,33%.
Salah satu pilar utama dalam
capaian ini adalah kontribusi besar dari PT Freeport Indonesia yang telah
menyetorkan pajak lebih dari Rp40 miliar.
|
Detail Target PBB |
Nilai (Rupiah) |
|
Target Total |
Rp85,952 Miliar |
|
Realisasi (Maret 2026) |
Rp49,277 Miliar |
|
Persentase Capaian |
57,33% |
Bapenda tidak hanya fokus di
pusat kota. Pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kini
telah merambah wilayah terpencil melalui kerja sama dengan aparat distrik dan
kelurahan. Di sisi lain, sosialisasi intensif akan terus digencarkan hingga ke
wilayah pesisir dan pegunungan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat
teredukasi dengan baik.
Di akhir keterangannya, Dwi
Cholifah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah
melalui ketaatan pajak.
“Tagline kami: Pajak Kuat, Mimika
Hebat,” ujarnya.













































