Estafet Kepemimpinan IDI Timika: Dr. Enny Kenangalem Terpilih Nakhodai Organisasi Periode 2025-2028



TIMIKA, papuamctv.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timika resmi memulai babak baru kepemimpinan. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang dirangkaikan dengan simposium Mimika Medical Update (MMU) 2026, dr. Enny Kenangalem, M.Biomed., terpilih sebagai Ketua IDI Cabang Timika masa bakti 2025-2028.


Acara yang mengusung tema "Advancing Healthcare in Papua" ini berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Horison Diana, Minggu (12/4/2026). Perhelatan ini menjadi momentum strategis bagi para tenaga medis di Mimika untuk memperkuat soliditas sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Tanah Papua.


Ketua IDI Wilayah Papua, dr. Nickanor K.R. Wonatorey, Sp.U., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh perwakilan IDI Papua, menekankan bahwa Muscab bukan sekadar ajang pergantian pengurus, melainkan wadah evaluasi dan refleksi.


"IDI harus mampu hadir sebagai organisasi profesi yang kuat, solid, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi medis saat ini," ujar dr. Nickanor dalam sambutan tersebut. Beliau juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada dr. Leonard Pardede, Sp.OG(K) atas dedikasinya memimpin IDI Timika periode 2022-2025.


Usai dinyatakan terpilih, dr. Enny Kenangalem menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan kepadanya. Dalam visi kepemimpinannya, dr. Enny menitikberatkan pada tiga pilar utama: kesejahteraan anggota, keterbukaan pelayanan, dan sinergi lintas sektor.


"Visi saya adalah memastikan kesejahteraan anggota IDI Mimika dan membangun komunikasi yang baik antara sektor swasta serta pemerintah. Kita ingin ada link yang kuat dari tingkat pelayanan primer hingga atas," ungkap dr. Enny saat diwawancarai awak media.


Dok. Musyawarah Cabang IDI Timika 2026, di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Minggu (12/04/2026). Foto : HK


Secara khusus, ia menaruh perhatian pada dokter muda dan sejawat yang bertugas di wilayah pedalaman (perifer). Ia berkomitmen untuk mendorong pengembangan karier berkelanjutan dan memastikan fasilitas pendukung agar dokter di pelosok tetap terhubung dengan perkembangan dunia medis luar.


"Kami ingin memastikan rekan-rekan di pesisir atau pegunungan mendapatkan jaminan fasilitas dan tetap up-to-date. Di IDI, tidak boleh ada sekat antara junior dan senior. Kita adalah satu keluarga dalam satu dinding profesi," tegasnya.


Senada dengan hal tersebut, Ketua IDI Timika periode 2022-2025, dr. Leonard Pardede, Sp.OG(K), berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan, terutama dalam mendukung sejawat yang ingin menempuh pendidikan spesialis.


"Saya berharap IDI terus berkontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Mimika. Kesatuan para dokter akan berdampak positif pada masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi pola hidup sehat dan pencegahan penyakit degeneratif," tutur dr. Leonard.


Kegiatan Muscab dan Simposium MMU 2026 ini ditutup dengan semangat kolaborasi, menandai komitmen para dokter di "Bumi Kamoro" untuk terus mengabdi demi kemajuan layanan kesehatan di Papua. (HK)

 

Postingan Terbaru