Kepala Distrik Tembagapura Pastikan Kolaborasi TNI-Polri dan Stakeholder Tangani Bencana

 


TEMBAGAPURA, papuamctv.com – Pemerintah Distrik Tembagapura bersama jajaran TNI-Polri dan PT Freeport Indonesia (PTFI) tengah berpacu dengan waktu untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat tanah longsor di wilayah Tembagapura. Titik longsor terparah dilaporkan berada tepat di depan Rumah Sakit Waa Banti.


Kepala Distrik Tembagapura, Dev Richard Tatiratu, SE, menyatakan bahwa penanganan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Mimika guna memastikan pelayanan publik dan distribusi bantuan tidak terhambat.


"Sesuai instruksi Pak Bupati, semua jajaran mulai dari PUPR, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga rekan-rekan keamanan dari Polsek Tembagapura dan Brimob Batalyon B, berkolaborasi agar akses jalan yang terkena longsor ini bisa selesai dengan cepat," ujar Dev Richard saat dikonfirmasi pada Kamis (30/04/2026).


Proses evakuasi material longsor sempat mengalami kendala akibat kondisi geografis yang tidak stabil. Dev mengungkapkan, tim gabungan bahkan sempat harus menyusuri lereng bukit untuk mencapai lokasi karena jalur setapak yang ada kembali tertimbun longsor susulan akibat hujan.


Namun, perkembangan signifikan mulai terlihat sejak Rabu sore. PT Freeport Indonesia telah mengerahkan alat berat untuk membuka akses darurat.


"Puji Tuhan, tim dari PT Freeport Indonesia sudah berhasil membuat jalan setapak yang bisa diakses. Target kami, dalam 2 hingga 4 hari ke depan jalan tersebut sudah diusahakan agar bisa dilewati kendaraan roda empat berukuran kecil," tambahnya.


Titik awal longsor menjadi prioritas utama pengerjaan. Hal ini dilakukan agar alat berat dengan kapasitas lebih besar dapat masuk untuk menangani longsoran yang menutupi akses menuju Rumah Sakit Waa Banti.


Meskipun terdapat kerusakan material pada beberapa bangunan milik warga, Distrik Tembagapura memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Laporan dari Polsek maupun masyarakat mengonfirmasi nol korban jiwa. Kerugian material ada, namun sudah dalam penanganan kami bersama pihak perusahaan," tegas Kadistrik.


Terkait kebutuhan mendesak warga terdampak, Pemerintah Daerah telah menyiapkan bantuan bahan makanan (Bama). Sambil menunggu logistik dari Pemda tiba di Tembagapura siang ini, PTFI telah memberikan bantuan awal untuk menopang kebutuhan warga.


Menutup keterangannya, Dev Richard mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai.


"Kami meminta warga untuk berhati-hati. Jika curah hujan kembali meningkat, segera pindah ke titik aman atau lokasi yang telah kami siapkan hingga pekerjaan perbaikan jalan ini benar-benar rampung," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, cuaca di wilayah Tembagapura terpantau cerah, yang diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi jalan dan pendistribusian bantuan logistik secara merata. (TR)

 

Postingan Terbaru