Pastikan Program MBG Optimal, Wabup Emanuel Kemong Sidak Kesiapan Fasilitas SPPG di Timika
TIMIKA, papuamctv.com –
Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis
(MBG), Emanuel Kemong, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik
Satuan Pelayanan Pemakanan Gizi (SPPG) dan sekolah di wilayah Kota Timika.
Didampingi Wakil Ketua TP-PKK
Kabupaten Mimika, Ibu Periana Kemong, kunjungan maraton ini dilakukan
untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan teknis penyaluran gizi bagi para
siswa di Negeri Amungsa tersebut.
Dalam agenda tersebut, rombongan
Satgas MBG menyambangi lima lokasi strategis guna mengecek kualitas fasilitas
yang tersedia, di antaranya:
- SPPG Mimika Kuala Kencana Karang Senang 02
- SD Negeri 5 Timika
- SPPG Mimika Wania Kamoro Jaya 01
- SPPG Mimika Kuala Kencana Karang Senang 01
- SPPG Mimika Lahan Pemda (Jalan Poros Mayon–SP 3)
Wakil Bupati Emanuel Kemong
menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan pilar utama dalam keberhasilan
program MBG. Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan
langkah evaluasi konkret terhadap kesiapan operasional dan efektivitas distribusi
di lapangan.
"Kami ingin memastikan
setiap SPPG didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Hal ini krusial
agar pelaksanaan program di sekolah-sekolah berjalan optimal, tepat sasaran,
dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan serta kecerdasan siswa," ujar
Emanuel di sela-sela peninjauan.
Selain mengecek fisik bangunan,
tim juga menaruh perhatian pada kualitas pelayanan dan koordinasi antar sektor.
Sebagai Ketua Satgas MBG, Emanuel berharap seluruh pihak tetap menjaga komitmen
dalam menjaga standar gizi yang diberikan kepada anak-anak.
"Saya mengajak seluruh pihak
terkait untuk terus memperkuat koordinasi. Upaya ini adalah bagian dari
komitmen besar kita dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas pendidikan
generasi muda di Kabupaten Mimika," tutupnya.
Melalui program MBG ini,
Pemerintah Kabupaten Mimika optimistis dapat menciptakan generasi yang lebih
sehat dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya
manusia di Tanah Papua.



















































