Percepat Layanan Kesehatan, Pemkab Mimika Anggarkan Rp242 Miliar untuk Gedung C2 RSUD
TIMIKA, papuamctv.com –
Pemerintah Kabupaten Mimika resmi memulai langkah strategis dalam penguatan
infrastruktur kesehatan. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan komitmennya
untuk mempercepat pembangunan Gedung Perawatan C2 RSUD Mimika melalui skema
anggaran tahun jamak (multi-year) periode 2026–2028 dengan total nilai
investasi melampaui Rp242 miliar.
Langkah besar ini ditandai dengan
penandatanganan nota kesepakatan (MoU) anggaran tahun jamak yang
berlangsung di RSUD Kabupaten Mimika pada Jumat (10/04/2026). Proyek ini
diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam peningkatan fasilitas rawat inap
bagi masyarakat di Tanah Amungsa.
Dalam sambutannya, Bupati
Johannes Rettob mengakui adanya dinamika komunikasi antara pemerintah daerah
dan DPRK terkait rencana pendanaan. Namun, ia memastikan bahwa kedua belah
pihak kini telah sepakat demi kepentingan publik yang lebih luas.
"Pembangunan ini tidak bisa
dilakukan sekaligus dalam satu tahun. Tahun pertama dialokasikan sekitar Rp72
miliar, kemudian dilanjutkan pada tahun berikutnya sesuai skema multi-year,"
jelas Rettob.
Ia menambahkan bahwa skema tahun
jamak adalah solusi konstitusional agar proyek berskala besar tetap berjalan
tanpa melanggar regulasi keuangan daerah. Target penyelesaian pada tahun 2028
juga telah disesuaikan agar tidak melampaui batas kewenangan administrasi masa
jabatan kepala daerah dan legislatif yang berjalan hingga 2029.
Belajar dari pengalaman
sebelumnya, Bupati Rettob menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan
proyek fisik. Ia mendorong agar pembangunan Gedung C2 dikerjakan oleh satu
kontraktor pemenang tender dari awal hingga rampung.
"Pengalaman kita sebelumnya,
kalau ganti-ganti kontraktor sering muncul masalah. Karena itu, kita dorong
satu kontraktor saja dengan mekanisme tender sekali untuk tiga tahun,"
tegasnya.
Terdapat dua kriteria utama yang
ditekankan Bupati bagi pelaksana proyek ini:
- Kekuatan Finansial: Kontraktor harus mandiri
secara modal agar pembangunan tidak tersendat jika terjadi keterlambatan
pencairan termin anggaran.
- Komitmen Kecepatan: Meskipun kontrak dipatok
tiga tahun, Bupati optimis pembangunan bisa selesai dalam dua tahun jika
dikelola oleh mitra yang kompeten.
Gedung Perawatan C2 diharapkan
dapat mengurai kepadatan pasien di RSUD Mimika dan memberikan kenyamanan lebih
bagi warga yang membutuhkan perawatan medis. Dengan sinergi antara eksekutif,
legislatif, dan pemilihan kontraktor yang tepat, Bupati optimis fasilitas ini
akan berdiri lebih cepat dari target yang ditetapkan.
"Target kita memang tiga
tahun, tapi kalau kontraktornya siap dan kuat, kita harap bisa selesai lebih
cepat dari itu," tutupnya dengan nada optimistis.













































