Refleksi 118 Tahun Injil Masuk Maudori, Masyarakat Binfora Mimika Diajak Teguh dalam Iman

 


TIMIKA, papuamctv.com – Ratusan warga asal Biak-Supiori yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Binfora Kabupaten Mimika menggelar ibadah syukur gabungan pada Minggu (26/04/2026). Bertempat di Gedung Serbaguna Aidoram Byak, SP 2 Timika, perjumpaan ini menjadi momentum sakral peringatan 118 tahun masuknya Injil di Kampung Maudori, Supiori.


Ibadah syukur ini mengusung tema sentral yang dikutip dari Roma 1:16a: "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya." Melalui sub-tema yang diangkat, masyarakat Binfora diingatkan kembali bahwa pembenaran dan pemulihan hidup hanya dapat diraih melalui kasih karunia serta pengorbanan Yesus Kristus.


Ibadah dipimpin langsung oleh Pdt. Nina Martince Kafiar, S.Si, yang datang khusus dari Klasis Supiori Selatan. Kehadiran Pdt. Kafiar memiliki makna historis mendalam, mengingat beliau merupakan cucu dari Petrus Kafiar, tokoh perintis yang dipakai Tuhan dalam pekabaran Injil di tanah Supiori.


Dalam khotbahnya, Pdt. Kafiar menekankan pentingnya menjaga warisan iman yang telah dibawa oleh para pendahulu sejak 26 April 1908. Ia mengajak generasi muda Binfora di perantauan untuk tidak melupakan akar spiritual mereka agar berkat Tuhan terus mengalir turun-temurun.


Dok. Kegiatan  ibadah syukur Binfora Mimika dan peringatan 118 tahun masuknya Injil di Kampung Maudori, Supiori, Minggu (26/04/2026). Foto : Titin


Ketua Binfora Mimika, Richard Wakum, dalam sesi wawancara usai ibadah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif pengurus untuk menyatukan rutinitas ibadah bulanan dengan peringatan sejarah besar bagi masyarakat Supiori.


"Hari ini masyarakat Biak berkumpul dalam ibadah Binfora bulanan. Kebetulan Ikatan Keluarga Mun Supiori menjadi tuan rumah. Karena bertepatan dengan bulan April, kami merangkaikannya dengan syukuran 118 tahun Injil masuk di Maudori," ujar Richard.


Richard menambahkan, sejarah mencatat bahwa setelah Injil mendarat di Pulau Mansinam, butuh waktu puluhan tahun hingga akhirnya kabar sukacita itu menjumpai leluhur di Pulau Supiori melalui Kampung Maudori pada tahun 1908.


"Kami ingin mengingatkan anak-anak yang lahir dan besar di rantau, bahwa pada 26 April 1908, Tuhan menjumpai moyang kita. Melalui kehadiran cucu dari Petrus Kafiar hari ini, kami dikuatkan kembali oleh kebenaran firman-Nya," tutupnya.


Ibadah berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan, diakhiri dengan ramah tamah bersama seluruh warga Binfora yang hadir, sebagai bentuk syukur atas penyertaan Tuhan bagi masyarakat Supiori di tanah Mimika. (HK)

 

Postingan Terbaru