Hari Pattimura ke-209 di Mimika, Pattimura Reborn Pertegas Persatuan dalam Keberagaman
Pada
14 Mei, 2026
TIMIKA – Semangat perjuangan pahlawan nasional Kapitan Pattimura kembali membara di Tanah Mimika. Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Kabupaten Mimika menggelar perhelatan akbar perayaan Hari Pattimura ke-209 dengan mengusung tema sentral "Pattimura Reborn". Acara yang berlangsung meriah ini menjadi simbol integrasi masyarakat Maluku dalam mewujudkan visi "Mimika Rumah Kita".
Kemeriahan Pagi: Fun Run dan Hiburan Modern
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan kegiatan Fun Run yang di buka Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Mimika Fransiskus Bokeyau, dimana giat ini mendapatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Tercatat, lebih dari 500 pendaftar menyatakan minatnya, namun panitia membatasi kepesertaan hanya untuk 300 orang ditambah 50 kuota khusus bagi pihak sponsor guna menjaga kondusivitas acara.
Ketua panitia kegiatan/lomba dalam rangka HUT Pattimura ke-209 Frengky Heumase dalam kesempatan wawancaranya mengatakan serangkaian agenda yang yang di gelar dalam kemeriahan HUT PAttimura ke-209 tahun di mimika
Akan ada sesi penyerahan medali oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Mimika Fransiskus Bokeyau mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob yang didampingi Ketua IKEMAL Mimika Max Samaran, yang dibalut dengan penampilan atraktif dari Freedom Squad, grup tari ternama di Kabupaten Mimika. Mereka menyuguhkan dua sesi tarian, yakni Zumba dan tarian kontemporer modern yang dipadukan dengan dentuman musik dari DJ. Tak berhenti di situ, panggung hiburan semakin hangat dengan kehadiran bintang tamu asal Ambon, yakni penyanyi dangdut Odeh Gaya, serta Tio Dono dan Willy Sopakua, yang disambung dengan penampilan seni dari pilar-pilar di bawah naungan IKEMAL serta momen silaturahmi Halal Bihalal.
Ritual Adat dan Prosesi Puncak
Frengky Heumase menambahkan Memasuki puncak acara juga akan digelar Pawai Obor. Obor api Pattimura dibawa dari "Mata Rumah Parentah" (garis keturunan raja-raja) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) selaku tuan rumah tahun ini. Perjalanan obor dimulai dari Sekretariat INA AMA menuju Gedung Graha Eme Neme Yauware.
Nantinya dikatakan Frengky Heumase Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, bersama jajaran Forkopimda dan para pemangku kepentingan (stakeholders). Selepas itu Prosesi akan dilanjutkan dengan tarian khas Cakalale yang mengiringi langkah para tamu undangan menuju lokasi utama. Acara sakral ini diisi dengan doa bersama oleh tiga rohaniwan dan prosesi mengheningkan cipta.
Dijelaskan Frengky Heumase nantinya Momen penting terjadi saat penyerahan Obor Pattimura dari perwakilan Kabupaten Seram Bagian Barat kepada Ketua IKEMAL Max Samaran, yang kemudian diserahkan kepada Bupati Mimika Johannes Rettob. Selanjutnya, Bupati menyerahkan obor tersebut kepada pilar Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang telah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah perayaan tahun depan.
"Pattimura Reborn": Inovasi Anak Muda di Mimika
Tahun ini, tema "Pattimura Reborn" atau Pattimura Terlahir Kembali menjadi jiwa dari perayaan. Tema ini menitikberatkan pada peran generasi muda Maluku di masa kini. Jika dulu Pattimura berjuang dengan pedang dan obor fisik, kini "Pattimura Muda" ditantang untuk berjuang melalui inovasi, kreativitas, dan kontribusi nyata dalam pembangunan di Kabupaten Mimika.
Frengky Heumase menambahkan Sebuah tayangan Kaleidoskop juga akan ditampilkan, menceritakan benang merah sejarah perjalanan masyarakat Maluku hingga tiba dan menetap di Mimika. Video tersebut memuat pernyataan tokoh-tokoh sesepuh Maluku dan ditutup dengan pesan dari Bupati Mimika, Johannes Rettob, tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya.
Peleburan Budaya dan Kampung Kuliner
Keunikan perayaan kali ini adalah kolaborasi lintas budaya. Selain penampilan pilar-pilar Maluku seperti Qasidah dari Seram Bagian Timur, panitia juga akan menyuguhkan Tarian Pankur Sagu dari Suku Kamoro. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Maluku telah melebur dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas lokal Mimika.
Pengunjung juga dimanjakan dengan hadirnya "Kampung Kuliner" yang melibatkan 13 pilar IKEMAL. Berbagai panganan khas Maluku tersedia, mulai dari Mbal khas Kei, prosesi pembuatan Bagheya Sagu dari Maluku Tengah, Rujak Natsepa khas Ambon, pembuatan Papir, hingga simulasi tenun kain Tanimbar yang ditampilkan secara langsung.
Apresiasi dan Dukungan
Kesuksesan perhelatan Hari Pattimura ke-209 ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika. Panitia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sponsor utama seperti PT Freeport Indonesia, Tencana Tour, serta seluruh pilar di bawah naungan IKEMAL Mimika dan tuan rumah Kabupaten Seram Bagian Barat yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.
Melalui momentum ini, masyarakat Maluku di Mimika kembali mempertegas komitmennya untuk terus menjaga perdamaian dan ikut serta membangun Mimika sebagai rumah bersama yang aman dan sejahtera.


















