Jemput Bola, Puskesmas Alama Intensifkan Program Cek Kesehatan Gratis ke Kampung-Kampung

 


TIMIKA, papuamctv.com – Puskesmas Distrik Alama terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah terpencil. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), para tenaga medis kini mulai rutin turun langsung ke kampung-kampung untuk melakukan deteksi dini berbagai penyakit.


Kepala Puskesmas Distrik Alama, Saulus Pokniangge, S.Kep., Ns, menyatakan bahwa langkah proaktif ini diambil agar masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah.


Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemantauan penyakit tidak menular maupun penyakit menular.


"Melalui program CKG, penyakit dapat dideteksi lebih awal sehingga bisa segera ditangani sebelum kondisinya semakin parah," ujar Saulus saat diwawancarai pada Jumat (15/05/2026).


Jenis layanan yang tersedia dalam program ini mencakup pemeriksaan:

  • Penyakit Tidak Menular: Hipertensi, Gula Darah, dan Asam Urat.
  • Penyakit Menular: Malaria, Sifilis, hingga HIV.

Seluruh rangkaian pemeriksaan dan konsultasi medis ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun.


Saulus tidak menampik bahwa pelayanan kesehatan di Distrik Alama masih dibayangi tantangan besar, terutama terkait akses transportasi dan faktor keamanan. Namun, seiring dengan situasi wilayah yang mulai kondusif, pihak Puskesmas memutuskan untuk kembali mengaktifkan pelayanan luar gedung.


Untuk tahun ini, strategi pelayanan difokuskan pada skema prioritas wilayah. “Tahun ini pelayanan difokuskan di tiga kampung yang lokasinya lebih dekat dengan Puskesmas Alama. Sementara kampung yang lebih jauh akan dilakukan secara bertahap,” jelasnya.


Berdasarkan data di lapangan, Malaria masih menjadi penyakit yang paling dominan ditemukan di wilayah Alama. Namun, Saulus mencatat adanya tren temuan kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes yang cukup signifikan melalui pemeriksaan rutin ini.


Bagi pasien yang terdiagnosa penyakit menular, Puskesmas menjamin penanganan hingga tuntas.

  • Pengobatan: Pasien mendapatkan obat-obatan sesuai diagnosa.
  • Rujukan: Jika kondisi pasien memerlukan penanganan spesialis, pihak Puskesmas akan melakukan rujukan ke RS di kota.
  • Data Rujukan: Sepanjang tahun ini, tercatat sudah ada dua pasien yang dirujuk ke kota untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Mengakhiri keterangannya, Saulus Pogniangge mengimbau seluruh warga Distrik Alama untuk tidak ragu memanfaatkan kehadiran tenaga medis. Dukungan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program kesehatan di wilayah tersebut.


“Kami berharap masyarakat mau diperiksa sejak dini agar penyakit bisa segera diketahui dan ditangani lebih cepat,” pungkasnya. _TR

Postingan Terbaru