Pastikan Kelayakan Daging Kurban, Bupati Mimika Tinjau Langsung Proses Penyembelihan Idul Adha 1447 H



TIMIKA, papuamctv.com — Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., meninjau langsung sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan daging kurban yang akan didistribusikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua TP PKK Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob, serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika, Emma Kornelia Korwa, S.Pt., M.Si.


Salah satu titik yang menjadi fokus kunjungan rombongan Bupati adalah tempat pemotongan hewan kurban milik Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin, Timika. Di lokasi ini, panitia menyembelih 17 ekor sapi—termasuk satu ekor bantuan dari Bupati—serta 12 ekor kambing.


Bupati Johannes Rettob memberikan pujian atas sistematisnya proses pemotongan yang diterapkan oleh pihak panitia LDII.


“Saya selalu memberikan apresiasi kepada LDII karena tata cara pemotongan hewannya sudah luar biasa dan mereka sudah membagi tugas dalam kelompok-kelompok,” ujar Bupati di sela-sela peninjauan.


Ketua Panitia Pemotongan Hewan Kurban LDII, Janio, menyampaikan rasa terima kasih dan antusiasmenya atas kehadiran orang nomor satu di Mimika tersebut. Menurut Janio, perhatian yang konsisten dari Bupati setiap tahunnya menjadi suntikan semangat bagi warga LDII.


Terkait jumlah hewan kurban tahun ini, Janio mengakui adanya sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya, yang disinyalir akibat faktor dinamika ekonomi. Meski demikian, semangat berkurban jemaah tetap tinggi melalui sistem tabungan kurban.


"Tahun ini total ada 17 ekor sapi, sudah termasuk satu bantuan dari Bapak Bupati. Sisanya, 16 ekor sapi dan 12 ekor kambing, murni dari jemaah LDII yang menabung setiap tahunnya hingga akhirnya terkumpul dan bisa dikurbankan hari ini," jelas Janio.


Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan sebanyak 55 ekor sapi dan 8 ekor kambing pada Idul Adha tahun ini. Jumlah tersebut kian bertambah dengan adanya bantuan dari Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah sebanyak 15 ekor sapi, serta bantuan dari Presiden Joko Widodo sebanyak 2 ekor sapi.


Untuk menjamin kualitas seluruh hewan kurban bantuan tersebut, Disnakkeswan Mimika menerjunkan tim medis khusus ke lapangan. Kepala Disnakkeswan Mimika, Emma Kornelia Korwa, memastikan bahwa seluruh proses penyembelihan diawasi ketat.


“Kami mendistribusikan 30 petugas di semua masjid penerima bantuan Pemda untuk melakukan pemeriksaan antemortem (sebelum disembelih) dan postmortem (setelah disembelih) guna memastikan ternak benar-benar sehat dan layak dikonsumsi,” urai Emma.


Emma tidak menampik bahwa dalam pemeriksaan postmortem, petugas sempat menemukan adanya cacing pada bagian hati di beberapa hewan kurban. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena penanganan cepat langsung dilakukan.


“Bagian hati yang terpapar parasit tersebut langsung dipisahkan dan dibuang oleh petugas, sehingga tidak memengaruhi kualitas daging secara keseluruhan. Kami pastikan seluruh daging kurban yang telah diperiksa tetap dinyatakan aman dan sangat layak dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya. (HK)

 

Postingan Terbaru