Selamatkan Aset Telantar, Pemkab Mimika Rancang Reaktivasi Pasar Tradisional Mapurujaya
TIMIKA, papuamctv.com –
Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen kuat untuk membangkitkan kembali urat
nadi perekonomian di wilayah Distrik Mimika Timur. Salah satu langkah strategis
yang kini tengah dipersiapkan adalah mengaktifkan kembali Pasar Tradisional
Mapurujaya, sebuah fasilitas publik yang sempat terbengkalai dan berhenti
beroperasi selama hampir satu tahun.
Ironisnya, pasar ini mandek tepat
setelah rampung direnovasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan
(Disperindag) Kabupaten Mimika. Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan
yang memprihatinkan, menyerupai gedung kosong yang tak terawat. Padahal sebelumnya,
pemerintah daerah telah mengucurkan anggaran untuk perbaikan fisik, termasuk
melakukan penimbunan halaman parkir demi mendukung aktivitas perdagangan yang
sayangnya hanya berjalan singkat.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memutus siklus pemborosan anggaran
akibat proyek renovasi yang berakhir tanpa pemanfaatan dari tahun ke tahun.
Berdasarkan evaluasi mendalam, Johannes mengungkapkan bahwa salah satu pemicu
utama kegagalan operasional pasar selama ini adalah minimnya aksesibilitas.
"Kegagalan operasional pasar
selama ini disebabkan oleh tidak adanya integrasi jalur transportasi umum yang
menjangkau lokasi tersebut," ujar Bupati.
Untuk membongkar kebuntuan
tersebut, Pemkab Mimika mengusung strategi integrasi. Di kawasan pasar tersebut
nantinya akan dibangun sebuah terminal baru. Dinas Perhubungan pun bakal
dikerahkan untuk menata ulang trayek angkutan umum, sehingga masyarakat memiliki
akses transportasi yang mudah dan langsung menuju pusat perbelanjaan.
"Jadi kita harapkan dalam
waktu dekat ini semua jalan. Saya akan buat rapat koordinasi minggu depan untuk
langsung kita selesaikan ini. Yang pertama, pengamanan harus kita siapkan di
sini (Pasar Mapurujaya) untuk kita cepat dan tetap harus jaga," kata
Johannes saat ditemui awak media, Jumat (29/8).
Tidak sekadar membuka kembali
lapak pedagang, Pemkab Mimika juga membawa konsep baru. Pasar Tradisional
Mapurujaya akan diubah peruntukannya menjadi pasar ikan terpusat.
Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan bagi masyarakat setempat dalam
mengakses pangan segar dan komoditas laut unggulan, sekaligus menekan angka
pengosongan aset negara.
Selain reaktivasi pasar,
pemerintah daerah juga melirik potensi lahan luas di sekitar kawasan tersebut
untuk mendirikan Pos Pemadam Kebakaran wilayah Mimika Timur.
Penataan kawasan Mapurujaya ini
menjadi bagian dari agenda besar Pemkab Mimika dalam menginventarisasi dan
membenahi aset-aset daerah yang telantar. Upaya ini termasuk menelusuri
keberadaan sejumlah aset gedung pemerintah di sekitar bundaran distrik yang
dilaporkan hilang dari catatan inventaris.
Melalui langkah terintegrasi ini,
wajah Distrik Mimika Timur diharapkan segera berubah—dari kawasan dengan aset
yang mati suri menjadi pusat ekonomi baru yang dinamis dan berdampak langsung
pada kesejahteraan masyarakat setempat.












