Sukses Digelar, Bupati Johannes Rettob Resmi Tutup Turnamen Tenis Meja Bupati Cup I Mimika



TIMIKA, papuamctv.com – Turnamen Tenis Meja Bupati Cup I tingkat pelajar SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Mimika resmi ditutup oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob. Prosesi penutupan ajang bergengsi ini berlangsung meriah di Gedung Olahraga (GOR) Jalan Poros SP2-2P5 pada Selasa (26/5/2026).

 

Meski baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Mimika, turnamen yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini sukses menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari para pelajar. Tercatat, sebanyak 138 peserta dari 24 sekolah ambil bagian untuk memperebutkan piala bergilir tersebut.

 

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Danyon B Sat Brimob Polda Papua Tengah Kompol Onisimus Umbu Sairo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Mimika Maikel Yanwarin, Ketua KONI Mimika Antonius Kemong, Ketua PTMSI Kabupaten Mimika Rusli Gunawan, serta para tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya sebelum menutup turnamen, Bupati Mimika Johannes Rettob mengaku bangga sekaligus terkejut melihat tingginya animo peserta, meski masa sosialisasi terbilang singkat.

 

“Luar biasa, walaupun sosialisasi belum terlalu banyak, tetapi peserta yang hadir mencapai 138 orang dari 24 sekolah. Tentunya kalau sosialisasi lebih luas lagi, mungkin pesertanya akan lebih banyak,” ujar Johannes penuh optimis.

 

Ia menegaskan bahwa esensi dari turnamen ini bukan sekadar kompetisi menang atau kalah, melainkan menjadi wadah krusial dalam pembinaan karakter generasi muda di Mimika. Melalui olahraga, para pelajar ditempa untuk memiliki mentalitas unggul.

 

“Kita belajar tentang disiplin, kerja keras, ketekunan, konsentrasi, kejujuran, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda yang unggul, sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.

 

Melihat potensi besar yang ditunjukkan para atlet pelajar, Johannes meyakini bahwa Mimika memiliki modal catur atlet yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional maupun internasional. Beliau memberikan apresiasi tinggi kepada para juara dan menyemangati peserta yang belum berhasil, sembari menjanjikan bahwa pemerintah daerah akan segera menggelar Turnamen Bupati Cup II.

 

Sebagai bentuk komitmen nyata, Bupati memerintahkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk mulai mengalirkan bantuan fasilitas tenis meja ke sekolah-sekolah secara bertahap guna memacu semangat latihan para siswa.

 

“Olahraga tenis meja ini tidak membutuhkan lapangan besar, jadi Dispora harus beli fasilitas tenis meja dan dibagikan ke sekolah-sekolah,” tegasnya. Beliau juga menginstruksikan PTMSI, Dispora, dan KONI untuk bersinergi menjaring atlet potensial pasca-turnamen ini guna diproyeksikan menuju ajang yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

 

Sebagai penutup komitmennya, Bupati Johannes Rettob sempat turun ke lapangan untuk melakukan pertandingan ekshibisi melawan salah satu pemain senior, yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.

 

Menanggapi arahan Bupati, Kadispora Mimika, Yohanis Michael Yanwarin, S.STP., M.M., menyatakan kesiapannya untuk segera merumuskan anggaran pengadaan fasilitas tenis meja bagi sekolah-sekolah pada agenda perubahan anggaran mendatang.

 

“Sesuai instruksi Pak Bupati, kami akan duduk lagi untuk melihat pos anggaran di perubahan demi memacu semangat anak-anak di sekolah,” kata Michael saat diwawancarai awak media.

 

Michael menjelaskan bahwa Dispora memiliki visi bertajuk "Rumah Baru", sebuah program yang dirancang khusus sebagai wadah pembinaan olahraga usia dini di tingkat pelajar.

 

“Fokus kami di sekolah adalah pembinaan usia dini. Jika berbicara prestasi, fasilitasi selanjutnya akan bermuara ke KONI. Secara teknis, kami juga sudah meminta PTMSI untuk mendata adik-adik yang tampil bagus dalam turnamen ini agar bisa langsung masuk dalam program pembinaan jangka panjang,” jelasnya.

 

Apresiasi senada juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong. Menurutnya, manajemen kompetisi yang digagas oleh PTMSI dan Dispora ini berjalan sangat matang dan sukses memetakan bakat-bakat terpendam di tingkat SMP dan SMA.

 

“Ini luar biasa. Kegiatan yang hanya tiga hari tapi sukses dan perencanaannya bagus. Dari sini kita bisa melihat langsung bakat anak-anak kita, sehingga KONI bisa langsung memberikan dukungan bagi atlet yang berprestasi,” ungkap Antonius.

 

KONI Mimika bahkan telah menyiapkan cetak biru (planning) strategis bagi para pemenang turnamen ini. Para juara tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, melainkan akan diproyeksikan untuk mengikuti ajang Pra-Porprov, Porprov, hingga target utama di ajang PON.

 

“KONI membina atlet berprestasi. Mereka yang juara akan kami bina dan support untuk event terdekat. Terlebih, KONI juga memiliki agenda besar yaitu menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Atlet-atlet potensial dari turnamen ini akan kami panggil kembali untuk berkompetisi di sana,” urainya.

 

Secara khusus, Antonius Kemong mengaku bangga melihat dominasi dan performa impresif dari para atlet orisinal putra daerah (Orang Asli Papua/OAP) yang berhasil menembus podium juara dua dan tiga.

 

“Harapan saya, ini adalah langkah awal yang sangat baik karena tenis meja ini termasuk cabor yang jarang bertanding di Mimika. Melihat banyak anak-anak putra daerah yang masuk juara, ke depan event seperti Bupati Cup atau Kapolda Cup harus rutin digelar agar mereka punya panggung konstan untuk menunjukkan bakat emas mereka,” pungkasnya menutup wawancara. (MR)

 

Postingan Terbaru