Edukasi Ketahanan Pangan Lewat Sepaket Parsel Sayur, Langkah Unik TP-PKK Mimika Senggol Kesadaran Warga



TIMIKA, papuamctv.com – Ada yang unik dan berbeda dalam aksi sosial yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika di Kampung Nawaripi, Distrik Wania. Alih-alih membagikan bingkisan konvensional, organisasi yang dimotori kaum perempuan ini meluncurkan inovasi kreatif berupa pembagian "Parsel Sayur" kepada masyarakat setempat.

 

Langkah segar ini diambil bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Aksi nyata di lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob, bersama Wakil Ketua, Ny. Periana Kula Kemong.

 

Selama ini, parsel identik dengan makanan olahan atau barang yang nilai kemanfaatannya cenderung jangka pendek. Menepis kebiasaan tersebut, TP-PKK Mimika mendobrak tren dengan merancang parsel berisi aneka sayuran segar yang kaya gizi dan vitamin untuk konsumsi harian keluarga.

 

Ketua Bidang Pokja 3 TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Tuti Sriyani Kaliky, mengungkapkan bahwa parsel sayur ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan medium edukasi visual agar masyarakat terstimulasi untuk mandiri secara pangan.

 

"Kami memang menginisiasi parsel berupa sayuran. Selama ini orang sering memberikan parsel hal-hal yang nantinya kurang bermanfaat. Tetapi saat kita memberikan parsel sayuran, kita sekaligus mengedukasi mereka agar memanfaatkan lahan pekarangan di rumah masing-masing untuk ditanami," ujar Tuti saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

 

Dalam paket parsel tersebut, TP-PKK menyertakan komoditas seperti labu siam, wortel, tomat, kacang panjang, dan ketimun. Jenis sayuran ini dipilih secara metodis karena memiliki masa tanam yang pendek, mudah dibudidayakan di pekarangan rumah, namun memiliki dampak besar bagi pemenuhan gizi keluarga serta pencegahan stunting (tengkes).

 

Inovasi parsel sayur ini dirancang memiliki efek domino. Setelah menerima parsel, warga bisa langsung mengolah sayuran segar tersebut menjadi hidangan sehat di rumah. Namun, edukasi tidak berhenti di dapur. TP-PKK Mimika sudah menyiapkan langkah lanjutan agar program ini diduplikasi secara massal oleh warga di tingkat distrik hingga kampung.

 

"Pada saat parsel itu diterima, sampai di rumah kan pasti bisa langsung dimanfaatkan untuk membuat sayur yang kaya gizi, vitamin, dan bagus untuk kesehatan. Bersamaan dengan itu, kami senantiasa menyiapkan bibit dan benih tanaman tersebut untuk ditanam di rumah-rumah keluarga," jelas Tuti.

Penyaluran benih dan bibit ini ke depannya akan diintegrasikan langsung dalam setiap agenda kunjungan kerja jajaran pimpinan daerah dan TP-PKK ke berbagai wilayah distrik di Mimika.

 

Selain mencuri perhatian lewat inovasi parsel sayur, TP-PKK Mimika juga melakukan aksi lingkungan holistik di Kampung Nawaripi. Gerakan tersebut diperkuat dengan penanaman 400 pohon kelor sebagai tanaman pelindung kaya nutrisi, aksi kerja bakti membersihkan sepanjang jalan utama Nawaripi, serta penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

 

Melalui pendekatan kreatif parsel sayur ini, TP-PKK Mimika berharap pesan mengenai pentingnya kelestarian lingkungan dan kedaulatan pangan dari halaman rumah dapat benar-benar dipraktikkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. (HK)

 

Postingan Terbaru