Gerakan Pangan Lokal PKK Mimika: Mengubah Labu Kuning Menjadi Roti Bernilai Gizi Tinggi


TIMIKA, papuamctv.com— Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika terus menorehkan terobosan kreatif dalam menekan angka stunting sekaligus memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di wilayah pesisir. Melalui Pokja 2 yang membidangi Pendidikan, Keterampilan, dan Koperasi, organisasi ini menghadirkan program makanan tambahan (PMT) perdana berupa roti berbahan dasar labu kuning bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Distrik Mimika Barat Jauh ,Potowaiburu.


Langkah ini menjadi sebuah lompatan baru dalam memanfaatkan potensi pangan lokal. Selama ini, pasokan camilan sehat untuk anak-anak di wilayah tersebut didominasi oleh pentolan ikan. Kehadiran roti labu kuning ini diharapkan mampu menjadi alternatif snack yang tidak hanya digemari anak-anak, tetapi juga kaya akan vitamin dan mineral.

Pembagian PMT Roti Labu oleh Pokja 2 bagi anak-anak PAUD di Distrik Distrik Mimika Barat Jauh ,Potowaiburu. Foto: TP-PKK Mimika


Ketua Pokja 2 TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Leentje Siwabessy Paiman, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar tentang membagikan makanan gratis, melainkan sebuah gerakan edukasi bagi masyarakat kampung.


"Melalui cara ini, kita ingin memberikan edukasi bahwa bahan-bahan dasar hasil bumi dari kampung masing-masing bisa dikreasikan secara kreatif menjadi berbagai menu menarik. Tujuannya agar anak-anak suka mengonsumsinya, sementara kebutuhan vitamin dan mineral esensial mereka tetap terpenuhi dengan baik," ujar Ny. Leentje.


Labu kuning dipilih karena ketersediaannya yang melimpah, mudah didapatkan di lingkungan sekitar, dan memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk masa pertumbuhan anak, seperti Vitamin A, Vitamin C, serat, dan zat besi.


Proses pembuatan roti berbahan labu kuning. Foto : TP-PKK Mimika


Gerakan sehat berbahan pangan lokal ini tidak berjalan sendiri. Pokja 4 TP PKK Mimika—yang membidangi Kesehatan—juga mengambil langkah serupa dengan mulai memberikan makanan tambahan berbahan dasar labu kuning untuk mendukung kesehatan keluarga secara menyeluruh.


Kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari tingkat distrik. Ibu Kepala Distrik (Kebid) Potowaiburu bersama seluruh pengurus TP PKK setempat berkomitmen untuk mengawal program ini agar berjalan secara berkelanjutan.

Pembagian PMT oleh Pokja 4 Bagi Lansia dan Ibu Hamil Di Distrik Mimika Barat Jauh, Potowaiburu. Foto: TP-PKK Mimika


Harapan besar disematkan pada program perdana ini. Pengurus TP PKK Kabupaten Mimika berharap formula pemanfaatan pangan lokal seperti roti labu kuning ini dapat direplikasi secara luas, sehingga membawa manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai dan pegunungan Mimika yang kerap menghadapi tantangan akses logistik pangan pabrikan.


Melalui kreativitas di dapur PKK, labu kuning yang sederhana kini naik kelas menjadi simbol harapan baru bagi tumbuh kembang generasi emas di ufuk selatan Papua. (HK)

 

Postingan Terbaru