Inovasi Kuliner Sehat: TP-PKK Mimika Sukses Ubah Kelor Menjadi Puding Lezat, Raih Pujian Bupati
TIMIKA, papuamctv.com —
Daun kelor (Moringa oleifera) yang selama ini identik dengan menu sayur
bening tradisional, berhasil disulap menjadi hidangan pencuci mulut kekinian
yang mewah dan sarat gizi. Inovasi kuliner berupa puding kelor ini menjadi
bintang utama dalam aksi penanaman 400 pohon kelor massal yang diinisiasi oleh
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika
di Kampung Nawaripi, Distrik Wania.
Langkah kreatif ini lahir dari
tangan dingin Ny. Sonya, salah seorang pengurus Kelompok Kerja (Pokja) 3 TP-PKK
Kabupaten Mimika. Di tengah kekhawatiran minimnya konsumsi sayur pada
anak-anak, Ny. Sonya menginisiasi pengolahan daun kelor menjadi puding dengan
tekstur yang lembut dan cita rasa yang memikat.
Puding kelor tersebut disajikan
dalam jumlah besar untuk menjamu para tamu undangan dan masyarakat yang hadir
dalam aksi penghijauan tersebut. Siapa sangka, menu inovatif ini langsung
mencuri perhatian dan menuai pujian dari orang nomor satu di Kabupaten Mimika.
Bupati Mimika, Johannes Rettob,
S.Sos., M.M., yang hadir langsung dalam acara tersebut, tidak dapat
menyembunyikan kekagumannya saat mencicipi puding kelor tersebut. Menurutnya,
inovasi ini mematahkan stigma bahwa kelor hanya bisa diolah sebagai menu sayur
yang membosankan.
"Dari segi rasa hingga
teksturnya, ini sangat enak. Inovasi seperti ini membuktikan bahwa kelor tidak
hanya sebatas sayur, tetapi bisa dikelola menjadi berbagai macam camilan sehat,
termasuk puding. Yang paling penting, rasa seperti ini pasti akan sangat
disukai oleh anak-anak," ujar Bupati Johannes Rettob dengan nada kagum.
Apresiasi ini menjadi angin segar
bagi program penanganan stunting dan pemenuhan gizi anak di Mimika.
Mengingat kelor dikenal sebagai superfood yang kaya akan zat besi,
kalsium, dan vitamin, penyajian dalam bentuk puding dinilai sebagai strategi
jitu agar anak-anak mau mengonsumsi tanaman kaya manfaat ini tanpa paksaan.
Dalam sambutannya, Bupati
Johannes Rettob yang saat itu didampingi oleh Wakil Bupati Emanuel Kemong,
menegaskan bahwa aksi nyata yang ditunjukkan oleh TP-PKK Mimika ini harus
menjadi contoh bagi seluruh instansi pemerintahan di lingkungan Pemkab Mimika.
Bupati berharap, pemanfaatan
pangan lokal yang inovatif dan sehat seperti ini dapat diadopsi secara luas,
terutama dalam penyajian konsumsi di setiap agenda resmi pemerintahan.
"Ini adalah contoh yang
sangat positif. Saya berharap langkah kreatif TP-PKK ini bisa diikuti oleh
semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di setiap acara. Mari kita budayakan
menyajikan pangan lokal yang sehat, inovatif, dan berdampak langsung pada
kampanye gizi masyarakat," tegas Bupati di hadapan para kepala OPD dan
warga Kampung Nawaripi.
Aksi penanaman 400 pohon kelor
yang dipadukan dengan peluncuran puding kelor ini diharapkan tidak hanya
berhenti sebagai seremonial belaka. TP-PKK Mimika berharap Kampung Nawaripi
dapat menjadi pelopor ketahanan pangan keluarga, di mana setiap pekarangan
rumah warga ke depan mampu memproduksi superfood hijau ini demi masa
depan anak-anak Mimika yang lebih sehat dan cerdas. (HK)























