Harmoni Dua Daerah: Gubernur Gorontalo Kenakan Mahkota Adat Kamoro saat Kunjungi Stand Mimika di PENAS XVII

 


GORONTALO, papuamctv.com — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, ke stand pameran Kabupaten Mimika dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Pameran yang berpusat di kawasan Limboto, Kabupaten Gorontalo tersebut menjadi panggung bertemunya keberagaman budaya dan potensi daerah dari seluruh penjuru Nusantara.


Hadir pada Minggu (22/6/2026) malam, Gubernur Gusnar Ismail yang didampingi sang istri, menyempatkan diri untuk meninjau langsung produk-produk unggulan serta berdialog dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bernaung di bawah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika.


Kehadiran orang nomor satu di Gorontalo ini disambut hangat oleh Ketua Harian Dekranasda Mimika, Ny. Nella Manggara, beserta jajaran pengurus yang telah bersiap menyambut rombongan.


Sebagai bentuk penghormatan tertinggi sekaligus simbol persaudaraan yang erat antardaerah, Gusnar Ismail dipakaikan mahkota adat Kamoro—salah satu identitas budaya luhur masyarakat pesisir Papua Tengah. Tidak hanya itu, sang istri juga menerima noken khas Papua sebagai cenderamata, sebuah tas tradisional yang melambangkan kebersamaan, persatuan, dan kearifan lokal masyarakat Bumi Cenderawasih.


“Gorontalo, Papua, dan seluruh daerah di Indonesia adalah satu keluarga besar. Kehadiran saudara-saudara dari Papua Tengah di Gorontalo merupakan kehormatan bagi kami. Sampaikan salam hangat dan hormat kami kepada seluruh masyarakat Papua Tengah,” ujar Gusnar Ismail dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.


Dalam kesempatan tersebut, Gusnar menegaskan bahwa hubungan antara Gorontalo dan Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen merawat semangat persatuan bangsa. Ia menilai PENAS XVII KTNA bukan sekadar ajang pameran atau temu kangen bagi petani dan nelayan semata.


Lebih dari itu, ajang dua tahunan ini merupakan wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah, khususnya dalam mendongkrak sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kerakyatan. Pertemuan ribuan peserta dari berbagai provinsi ini menjadi momentum krusial untuk saling mengadopsi inovasi, berbagi pengalaman, serta mentransfer teknologi demi memperkuat produktivitas pangan nasional.


Melalui momentum ini, Gusnar berharap ikatan emosional dan persaudaraan antarmasyarakat dari berbagai latar belakang budaya semakin solid. Sinergi pembangunan yang kokoh antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Papua Tengah diharapkan dapat terus berlanjut di masa depan.


PENAS XVII KTNA merupakan salah satu agenda nasional terbesar yang mengintegrasikan seluruh elemen sektor agraria dan maritim. Perhelatan ini mempertemukan:

  • Petani dan Nelayan Utama
  • Penyuluh Pertanian dan Perikanan
  • Pelaku UMKM Berbasis Sumber Daya Alam
  • Para Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Sektoral


Melalui ruang kolaborasi ini, seluruh peserta diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama bisnis, mempercepat hilirisasi produk lokal, serta bersama-sama mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan di tengah tantangan global.

 

Postingan Terbaru