Putus Rantai Anak Putus Sekolah, Bupati Mimika Temui Mensos Dorong Akselerasi 'Sekolah Rakyat'



JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Mimika mengambil langkah progresif demi menjamin pemerataan hak pendidikan di wilayahnya. Guna memastikan tidak ada lagi anak-anak Mimika yang kehilangan akses belajar, Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., memimpin langsung jajarannya untuk melakukan koordinasi strategis dengan Menteri Sosial Republik Indonesia di Jakarta.

 

Pertemuan tingkat tinggi ini berfokus pada satu misi krusial: Akselerasi dan pengembangan program 'Sekolah Rakyat' di Kabupaten Mimika.

 

Didampingi Kepala Dinas Sosial beserta jajaran staf ahli, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa kehadiran program Sekolah Rakyat merupakan manifestasi nyata dari amanat konstitusi bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa. Program ini dirancang khusus dengan pendekatan inklusif untuk menyentuh kelompok masyarakat rentan dan anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas pendidikan formal.

 

"Pendidikan adalah hak segala bangsa, dan hari ini kami mengambil langkah nyata untuk memperjuangkannya. Program ini dirancang khusus untuk menyentuh saudara-saudara kita yang paling membutuhkan, agar tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Mimika yang putus sekolah," ujar Johannes Rettob di sela-sela kegiatannya.

 

Langkah Pemkab Mimika menggandeng Kementerian Sosial dinilai sebagai strategi jitu. Sekolah Rakyat tidak hanya akan sekadar menjadi tempat belajar-mengajar, melainkan sebuah ekosistem intervensi sosial. Melalui sinergi ini, program tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan bantuan sosial dengan penguatan kapasitas intelektual anak-anak di Mimika, khususnya yang berada di kawasan pesisir, pedalaman, dan wilayah yang sulit dijangkau.

 

Dengan adanya komitmen kuat dari pemerintah pusat melalui Mensos, implementasi program ini diharapkan dapat segera berjalan tanpa hambatan birokrasi yang berarti.

 

Pemerintah Daerah menyadari bahwa keberhasilan program berskala besar ini tidak dapat bertumpu pada pundak birokrat semata. Dibutuhkan kerja sama kolektif dan dukungan moral yang solid dari seluruh lapisan elemen masyarakat Mimika.

 

"Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat agar implementasi program ini berjalan lancar demi masa depan generasi muda kita," tutup Bupati Mimika optimis.

 

Melalui Sekolah Rakyat, Mimika sedang menaruh investasi terbesar untuk masa depannya: memastikan generasi muda mereka tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga tumbuh menjadi motor penggerak kemajuan daerah. (HK)

 

Postingan Terbaru