Transformasi UMKM Mimika: Mengubah Hasil Peternakan Menjadi Nilai Tambah yang Menggugah Selera


MIMIKA – Semangat kewirausahaan tengah bergelora di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika. Melalui ajang bergengsi PENAS (Pekan Nasional) di Gorontalo pada 20 - 25 Juni 2026, DISNAKESWAN MIMIKA berhasil membuktikan bahwa inovasi produk olahan peternakan lokal memiliki daya saing tinggi dan potensi pasar yang luar biasa.

Jenny Timang, S.Pt., M.Si., selaku Kepala Seksi Bimbingan Usaha Peternakan, mengungkapkan rasa bangganya atas kesuksesan yang diraih selama perhelatan tersebut. Menurutnya, seluruh produk olahan ayam yang dipamerkan, mulai dari cireng, bakso tahu, sempol, hingga siomay, habis terjual tanpa sisa. Bahkan, produk frozen food yang disiapkan menjadi primadona yang terus diburu pengunjung hingga hari terakhir acara.

Strategi Zero Waste dan Inovasi Tanpa Batas

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi jemput bola melalui demonstrasi masak yang dilakukan pada hari pertama dan keempat kegiatan. Respon antusias, terutama dari kalangan pelajar, menjadi bukti bahwa cita rasa olahan lokal mampu memikat lidah masyarakat.

Lebih dari sekadar kesuksesan penjualan, Jenny menekankan pentingnya hilirisasi produk sebagai kunci keberlanjutan usaha. Dinas Peternakan kini mendorong konsep zero waste—memastikan setiap bagian dari ayam, mulai dari daging, kulit, usus, hingga ceker, diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

"Kami terus memotivasi para pelaku UMKM untuk tidak berhenti pada satu jenis produk. Saat ini, kami tengah mengarahkan mereka untuk mengembangkan keripik daging ayam, keripik kulit ayam, hingga inovasi baru seperti abon telur," ujar Jenny dengan optimisme tinggi.


Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika berkomitmen untuk menjadi motor penggerak bagi pelaku ayam lokal. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, dinas memastikan bahwa para pelaku usaha tidak perlu lagi merasa cemas mengenai jalur pemasaran.

"Kami hadir untuk memberikan ruang promosi dan pendampingan inovasi. Kami ingin para pelaku UMKM tumbuh menjadi produsen olahan kreatif yang mandiri. Ke depan, kami akan terus memantau perkembangan mereka melalui survei lapangan dan memberikan kesempatan bagi mereka secara bergilir untuk tampil di berbagai event strategis," tambahnya.

Langkah Nyata Menuju Kemandirian

Dalam kesempatan tersebut, Jenny juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Ibu Kepala Dinas Disnakeswan Mimika Emma Kornelia Korwa dan rekan-rekan staf yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan ini.

Langkah strategis Dinas Peternakan ke depan kini berfokus pada:

· Pengembangan Produk Baru: Riset intensif untuk produksi keripik daging ayam dan keripik kulit ayam.

· Peningkatan Keterampilan: Transfer teknologi dan pelatihan pembuatan abon telur untuk memperluas portofolio produk UMKM.

· Pendampingan Berkelanjutan: Evaluasi berkala untuk memastikan pertumbuhan usaha yang konsisten di tingkat akar rumput.

Keberhasilan di ajang PENAS ini menjadi penanda bahwa dengan dukungan yang tepat dan inovasi yang kreatif, UMKM sektor peternakan di Mimika mampu bertransformasi. Dari sekadar penyedia bahan mentah, mereka kini melangkah mantap menjadi produsen produk olahan berkelas yang siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Postingan Terbaru