Gebrakan Dekranasda Mimika di PENAS XVII Gorontalo: Kriya Lokal Tembus Pasar Nasional
Pada
24 Jun, 2026
GORONTALO, papuamctv.com – Kehadiran Kabupaten Mimika dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII di Gorontalo mencatatkan capaian impresif. Stan Dekranasda Kabupaten Mimika tidak hanya menjadi pusat perhatian para pengunjung, tetapi juga sukses menjadi etalase ekonomi yang menjanjikan bagi para pelaku UMKM lokal.
Nella Manggara, Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Mimika, mengungkapkan bahwa antusiasme pembeli sudah terlihat sejak masa persiapan sebelum pembukaan resmi pada 20 Juni 2026. Hingga penutupan buku pada 23 Juni 2026 pukul 21.00 WITA, total penjualan yang diraih mencapai Rp45.000.000.
"Capaian ini adalah hasil dari 12 jenis produk unggulan yang dipercayakan pelaku UMKM kepada kami. Seluruh hasil penjualan ini akan kami kembalikan sepenuhnya kepada para pengrajin. Peran kami di sini adalah sebagai jembatan untuk mengangkat taraf hidup mereka melalui talenta luar biasa yang Tuhan berikan," ujar Nella dengan penuh antusias.
Magnet bagi Pejabat Tinggi
Standar kualitas produk kriya dan olahan Mimika berhasil memikat mata para pemimpin daerah. Tercatat, stan Dekranasda dan OPD dari Provinsi Papua Tengah khusus Kabupaten Mimika telah dikunjungi oleh Gubernur Gorontalo dan Gubernur Sulawesi Selatan.
![]() |
| Gubernur Sulawesi Selatan (Tengah) (Andi Sudirman Sulaiman) bersama Tim Dekranasda Mimika |
Apresiasi nyata ditunjukkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang memborong lima produk kriya khas Mimika dengan nilai transaksi mencapai Rp3.500.000. Kehadiran para Bupati yang meninjau stan juga memberikan optimisme bahwa produk Mimika memiliki daya tarik high-end yang mampu bersaing di pasar nasional.
Diversifikasi Produk Unggulan Mimika
Adapun portofolio produk yang sukses memikat pasar dalam ajang ini meliputi:
· Kriya: Ukiran khas Mimika dan anyaman.
· Fashion: Batik lokal dan Eco-print.
· Produk Alam/Kesehatan: Kopi, buah merah, serta minyak daun gatal.
Strategi Akselerasi UMKM Masa Depan
Melihat kesuksesan di Gorontalo, Dekranasda Kabupaten Mimika telah menyiapkan strategi evaluasi untuk ajang berikutnya. Nella Manggara menegaskan komitmen lembaganya untuk meningkatkan kapasitas partisipasi UMKM.
"Ke depan, kami tidak hanya akan menambah jumlah jenis produk di atas 12 item, tetapi kami akan melakukan kurasi ketat untuk menentukan produk mana yang paling unggul dan diminati pasar. Tujuannya sederhana: agar perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM kita bisa lebih cepat dan memberikan dampak kesejahteraan yang lebih luas," tegas Nella.
Keikutsertaan Dekranasda dalam PENAS XVII bukan sekadar ajang pameran, melainkan sebuah diplomasi ekonomi nyata. Dengan sinergi antara kreativitas pengrajin dan dukungan pemasaran dari pemerintah, UMKM Kabupaten Mimika kini semakin mantap melangkah untuk menembus pasar yang lebih luas, membuktikan bahwa karya dari tanah Papua memiliki nilai ekonomi dan seni yang tak terhingga.



















