Bupati Mimika Johannes Rettob Ikuti KPPD Lemhannas 2026, Siap Studi Banding Pelayanan Publik ke Singapura
TIMIKA, papuamctv.com –
Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., terpilih sebagai salah satu dari
25 kepala daerah se-Indonesia yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah
(KPPD) Angkatan III Tahun 2026. Program strategis besutan Lembaga Ketahanan
Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia ini berlangsung selama dua pekan, mulai
14 hingga 29 Juli 2026.
Berada di bawah kepemimpinan
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, KPPD tahun ini dirancang
khusus untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, integritas, inovasi, serta
kemampuan adaptasi para kepala daerah dalam menghadapi dinamika pemerintahan
dan tantangan pembangunan nasional.
Bagi Kabupaten Mimika,
keikutsertaan Johannes Rettob dalam program bergengsi ini menjadi momentum
penting. Forum eksklusif ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah peningkatan
kualitas tata kelola pemerintahan, tetapi juga membuka peluang emas untuk berkolaborasi
dan bertukar pengalaman dengan para pemimpin daerah dari berbagai pelosok
negeri.
Selama kursus berjalan, para
peserta menerima pembekalan intensif yang komprehensif. Materi yang diberikan
mencakup penguatan ketahanan nasional, analisis geopolitik, transformasi
pelayanan publik, hingga penguatan budaya antikorupsi yang berkolaborasi langsung
dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tak hanya mendapatkan materi di
dalam kelas, para kepala daerah dijadwalkan bertolak ke Singapura pada 20–26
Juli 2026 untuk melakukan studi banding. Agenda internasional ini bertujuan
membedah sistem pelayanan publik modern di Singapura serta memperluas jejaring
kerja sama lintas negara.
Secara umum, Lemhannas RI
menanamkan tiga kompetensi utama dalam KPPD Angkatan III ini, yaitu:
- Pembentukan karakter negarawan yang
berlandaskan empat konsensus kebangsaan.
- Peningkatan tata kelola pemerintahan yang
efektif dan efisien.
- Penguatan kepemimpinan yang berintegritas
serta bebas dari praktik korupsi.
Terpilihnya Johannes Rettob
menjadi penegasan bahwa dirinya dinilai sebagai representasi pemimpin dari
wilayah timur Indonesia yang konsisten menunjukkan komitmen tinggi dalam
memajukan daerah. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mimika
yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
KPPD Angkatan III sendiri diikuti
oleh komposisi terpilih yang terdiri dari 23 bupati dan dua wali kota yang
mewakili wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku,
hingga Papua. Kehadiran Bupati Mimika di forum ini membuktikan bahwa wilayahnya
terus mendapat perhatian khusus sebagai daerah strategis nasional dengan
potensi berkembang yang luar biasa.
“Melalui kegiatan ini, para
kepala daerah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya memahami
dinamika daerahnya, tetapi juga memiliki perspektif nasional dan global dalam
merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” tulis pernyataan
resmi terkait tujuan utama penyelenggaraan KPPD Lemhannas RI.
Sekembalinya dari program ini,
Bupati Johannes Rettob diharapkan mampu membawa semangat baru, komitmen
antikorupsi yang lebih kokoh, serta gagasan inovatif terapan. Wawasan global
yang didapat nantinya akan diimplementasikan untuk mempercepat pembangunan
kesejahteraan masyarakat Mimika, khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti
pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan transportasi publik.

















