Kawal RAPPP 2025–2029, Wamen PPN dan Pimpinan Daerah Se-Papua Siap Berdialog di Mimika
TIMIKA, papuamctv.com —
Kabupaten Mimika resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Dialog Strategis
Percepatan Pembangunan Papua yang diinisiasi oleh Kementerian Perencanaan
Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Agenda berskala regional tersebut
dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026 mendatang.
Pertemuan tingkat tinggi ini
bakal menghadirkan Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas, Drs. Febrian
Alphyanto Ruddyard, M.A., serta memboyong seluruh jajaran pimpinan daerah
se-Tanah Papua—terdiri dari 6 gubernur, 40 bupati, dan 2 wali kota.
Guna memastikan kesiapan agenda
besar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar rapat persiapan
lintas sektor di Ruang Rapat Kantor Bappeda Mimika, Senin (27/7/2026). Rapat
dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, didampingi Pj.
Sekretaris Daerah Abraham Kateyau, jajaran Staf Ahli Bupati, serta Asisten
Setda terkait.
Penyelenggaraan Dialog Strategis
ini berpatokan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 107 Tahun 2025 tentang
Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) Tahun 2025–2029.
Melalui wadah ini, Bappenas
bersama pemerintah daerah di Tanah Papua bertekad memperkuat sinergi,
menggalang komitmen bersama, serta menyelaraskan arah kebijakan antara pusat
dan daerah. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh program pembangunan di Papua
berjalan terpadu, terarah, dan berkelanjutan.
Sebagai tuan rumah, Pemkab Mimika
mengerahkan penuh kekuatan 58 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang
dikoordinasikan secara teknis melalui Bappeda Mimika berkolaborasi erat dengan
Bapperida Provinsi Papua Tengah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati
Emanuel Kemong menegaskan agar seluruh lini persiapan dimatangkan secara
presisi. Beberapa poin krusial yang ditegaskan meliputi:
- Kepastian Kehadiran dan Protokoler: Pengonfirmasian
kehadiran 6 gubernur, 42 kepala daerah kabupaten/kota, pejabat Eselon I,
hingga 38 panitia pengawas dari pusat harus tuntas secepatnya.
Masing-masing pejabat utama akan mendapatkan pengawalan serta skema
penjemputan khusus. Skema penyambutan dirancang mengacu pada standar
kunjungan kerja Komisi III DPR-RI sebelumnya.
- Jaminan Keamanan dan Kesehatan: Faktor
keselamatan, jaminan kesehatan, logistik/konsumsi, hingga kelancaran jalur
kepulangan seluruh delegasi menjadi prioritas utama.
- Tata Kelola Media dan Komunikasi: Pengaturan
akses peliputan media di venue acara dipusatkan di bawah koordinasi Bagian
Protokoler dan Dinas Kominfo Mimika untuk menjaga ketertiban serta
kelancaran jalannya dialog.
- Inspeksi Lapangan (Site Visit):
Pemkab Mimika berencana menggelar tinjauan lapangan bersama Bappenas dan
aparat keamanan guna memastikan kesiapan fisik lokasi acara.
"Sebagai tuan rumah,
Kabupaten Mimika harus memastikan kenyamanan, kesehatan, serta keamanan seluruh
peserta terkondisikan dengan sempurna. Komunikasi intensif dengan pemerintah
provinsi dan Bappenas harus terus dijaga agar tidak terjadi miskomunikasi,"
tegas Emanuel Kemong saat memimpin rapat.
Sebagai langkah konkrit dari
rapat koordinasi ini, seluruh OPD dan unit kerja terkait diinstruksikan untuk
langsung mengeksekusi pembagian tugas masing-masing, khususnya dalam penyiapan
infrastruktur jaringan komunikasi dan fasilitas pendukung.
Rangkaian persiapan ini akan
dimatangkan kembali dalam Rapat Finalisasi yang dijadwalkan berlangsung
pada Selasa, 28 Juli 2026, pukul 13.00 WIT bertempat di Kantor BPKAD
Kabupaten Mimika. Rapat mendatangkan pihak Kepolisian dan instansi terkait
untuk memantapkan aspek keamanan, transportasi, logistik, serta kesiapan
protokoler akhir.

















