Menjangkau Pesisir Mimika: Langkah Konkret Disnakkeswan Tekan Risiko Stunting lewat Dana Otsus


TIMIKA,papuamctv.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) bergerak cepat memperluas jangkauan penanganan gizi hingga ke garis pantai terluar. Guna menekan angka anak berisiko stunting, Pemkab Mimika menyalurkan bantuan pangan bergizi bagi masyarakat di wilayah pesisir timur, tepatnya di Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (20/7/2026).

 

Aksi nyata yang dikemas dalam "Gerakan Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Mimika" ini berfokus pada penyaluran komoditas sumber protein tinggi, yakni telur dan ayam beku. Intervensi gizi tersebut didanai langsung melalui alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 dan didistribusikan secara merata kepada seluruh kepala keluarga (KK) serta balita di kawasan setempat.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakkeswan Kabupaten Mimika, Emma Kornelia Korwa, menegaskan bahwa aksi jemput bola hingga ke pelosok pesisir—seperti Ipaya, Amar, hingga Distrik Jita—merupakan wujud komitmen utuh pemerintah daerah dalam menerjemahkan visi dan misi Bupati Mimika.

 

"Bupati berharap apa yang pemerintah berikan ini dapat menjadi manfaat bagi setiap keluarga, baik di Mimika Barat maupun Mimika Timur. Walaupun tidak banyak, paling tidak memiliki nilai manfaat bagi mereka. Program ini akan menjadi program lanjutan yang dilaksanakan terus di daerah-daerah pantai," ujar Emma di sela-sela kegiatan.

 

Emma menjelaskan, pola distribusi alokasi bantuan gizi disusun secara menyeluruh tanpa diskriminasi wilayah. Langkah mendasar ini diambil untuk memastikan tidak ada satu pun anak atau balita pesisir yang terlewat dari radar intervensi gizi Pemkab Mimika.

 

Inisiatif cepat Disnakkeswan Mimika menyusuri wilayah pesisir mendapat sambutan hangat dari jajaran pemerintah setempat. Staf Distrik Amar, Alo Yawaro, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Pemkab Mimika terhadap pemenuhan asupan protein warga pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan akses logistik gizi tertentu.

 

"Kami dari perwakilan distrik sangat berterima kasih. Memang konsumsi gizi seperti ini sangat kami perlukan di wilayah distrik," tutur Alo Yawaro saat ditemui di lokasi penyerahan bantuan.

 

Alo menaruh harapan besar agar intervensi pangan bergizi ini tidak sekadar menjadi aksi insidental atau program sekali jalan, melainkan menjadi agenda rutin yang berkelanjutan. "Harapan kami ke depan, mohon program ini bisa terus dibuat dan dilanjutkan. Kami sangat berharap bantuan gizi ini terus ada," pungkasnya.

Distrik Jita di Kabupaten Mimika memiliki 10 kampung yakni Kampung Sempan Timur, (sebagai ibu kota distrik) Kampung Sumapro, Kampung Wapu, Kampung Wenin, Kampung Noema, Kampung Kanmapiri, Kampung Waituku, Kampung Bulumen, Kampung Wacakam, Kampung Jaitak.

 

Melalui pemerataan distribusi di 10 kampung tersebut, intervensi berbasis Dana Otsus 2026 ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan gizi keluarga sekaligus mencetak generasi muda Mimika yang sehat, aktif, dan bebas stunting.

 

Postingan Terbaru