Perkuat Mitigasi Kebakaran Pemukiman, Pemkab Mimika Kukuhkan 150 Relawan Redkar



TIMIKA, papuamctv.com – Pemerintah Kabupaten Mimika resmi mengukuhkan sebanyak 150 personel Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dalam acara pengukuhan dan pembekalan yang berlangsung di Aula Keuskupan SP 2, Timika, Rabu (29/7/2026). Langkah strategis ini diambil guna memperluas jangkauan tanggap darurat serta percepatan penanganan musibah kebakaran di tingkat akar rumput.

 

Kepala Subbidang Pemadam Kebakaran dan Pencegahan Kebakaran Kabupaten Mimika, Yosep Bleskadit, menegaskan bahwa para anggota Redkar yang baru dilantik bakal difungsikan sebagai first responder (petugas penangan pertama) di lingkungan masyarakat.

 

"Kehadiran Redkar di tingkat RT, RW, hingga kelurahan sangat krusial untuk melakukan penanganan awal saat insiden kebakaran timbul, sekaligus memberikan pasokan informasi yang akurat dan real-time kepada tim utama Damkar di lapangan," ujar Yosep.

 

Pada tahap awal, 150 relawan yang dikukuhkan ini difokuskan untuk mengover wilayah perkotaan yang mencakup 10 hingga 12 kelurahan. Dalam skema operasionalnya, setiap Rukun Tetangga (RT) disiagakan satu regu khusus yang beranggotakan 8 hingga 9 personel.

 

Yosep tidak menampik bahwa saat ini para relawan masih menghadapi keterbatasan sarana dan belum dilengkapi peralatan operasional khusus. Namun, pihak Damkar memastikan telah menyusun perencanaan pengadaan alat kerja Redkar yang akan diajukan pada alokasi anggaran periode berikutnya.

 

"Secara bertahap, program penguatan Redkar ini tidak hanya berhenti di kawasan perkotaan, tetapi juga akan diperluas hingga menyasar wilayah pesisir dan wilayah timur Kabupaten Mimika," tambahnya.

 

Guna memastikan kesiapsiagaan operasional yang matang, pelatihan dan pembekalan anggota Redkar mengusung pola kolaborasi lintas instansi. Pemkab Mimika melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Search and Rescue (SAR), serta Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mimika.

 

Sinergi lintas sektor ini bertujuan membekali para relawan dengan berbagai keahlian terpadu—mulai dari teknik mitigasi bencana, keterampilan dasar pemadaman api, hingga pengondisian kelancaran lalu lintas di jalur evakuasi saat kondisi darurat terjadi. (MR)

Postingan Terbaru