Pelantikan Pengurus Mimika Timur, Ketua PKK Kabupaten Dorong Digitalisasi dan Optimalisasi Posyandu



TIMIKA, papuamctv.com – Aula Kantor Distrik Mimika Timur menjadi saksi dimulainya babak baru gerakan pemberdayaan keluarga di wilayah tersebut. Pada Senin (06/07/2026), Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik Mimika Timur masa bakti 2026–2030 resmi dilantik. Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan juga dirangkaikan dengan sosialisasi kesehatan reproduksi serta pencanangan program ketahanan pangan strategis.

 

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Mimika, perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika, serta unsur pimpinan distrik setempat.

 

Dalam sambutan perdananya, Ketua TP PKK Distrik Mimika Timur, Dinar Multirani, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini sebagai motor penggerak perubahan dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.

 

"Peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah sangat penting melalui implementasi 10 Program Pokok PKK. Fokus utama kami ke depan adalah peningkatan ekonomi keluarga, penurunan angka stunting, dan penguatan ketahanan pangan," ujar Dinar.

 

Ia mengimbau seluruh pengurus baru untuk memperkuat sinergi dan terus berinovasi bersama pemerintah distrik agar manfaat program kerja dapat dirasakan langsung secara nyata oleh masyarakat akar rumput di Mimika Timur.

 

Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Susana S. Herawati Rettob, dalam arahannya memberikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan besarnya tanggung jawab yang kini diemban pengurus baru. Berbeda dengan organisasi lain, PKK memiliki struktur yang sangat organik karena mampu menjangkau hingga ke level dasawisma dan keluarga di kampung-kampung.

 

Ny. Susana menggarisbawahi beberapa poin penting yang harus segera diintervensi oleh TP PKK Mimika Timur:

  • Akselerasi Penurunan Stunting: Mengapresiasi capaian Pemda Mimika yang meraih Juara 1 penurunan stunting berkat kerja keras kader PKK, ia menargetkan Mimika Timur mampu mengejar target zero stunting melalui optimalisasi Posyandu dan pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal (seperti olahan sagu dan sayuran).
  • Wajib Belajar 13 Tahun & Hak Anak: Meminta pengurus memetakan anak-anak putus sekolah dan mendorong partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi wajib belajar.
  • Pencegahan Pernikahan Dini: Menggandeng kepala distrik untuk rutin melakukan sosialisasi bahaya pernikahan di bawah umur bagi masa depan generasi muda.
  • Digitalisasi Organisasi: Memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah koordinasi program di era modern.

 

Secara khusus, Ny. Susana mencanangkan gerakan Satu Rumah Satu Pohon Kelor dan penanaman cabai (rica) di pekarangan rumah warga.

 

"Pohon kelor ini merupakan program prioritas dari PKK Provinsi Papua Tengah. Kandungan nutrisinya sangat tinggi untuk mencegah stunting, baik untuk kesehatan, bahkan untuk kecantikan ibu-ibu. Sementara cabai adalah kebutuhan dapur harian yang bisa menopang ekonomi keluarga," jelasnya yang disambut riuh tepuk tangan hadirin. Ia juga menginstruksikan agar pengurus tingkat kampung dan kelurahan segera dilantik guna mempermudah rantai koordinasi.


Selain fokus pada ketahanan pangan, Ny. Susana S. Herawati Rettob juga menyoroti pentingnya adaptasi digital dan masa depan pendidikan di wilayah tersebut. Ia mendorong pengurus TP PKK Mimika Timur untuk mulai memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana mempermudah koordinasi internal dan sosialisasi program kepada masyarakat luas. Menurutnya, letak geografis Mimika Timur yang masih terjangkau dari area perkotaan menjadi modal utama agar adopsi teknologi ini bisa berjalan optimal.

 

“Saat ini PKK juga harus mulai manfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah koordinasi dan sosialisasi program kepada masyarakat. Saya rasa di sini masih bisa ya pakai teknologi-teknologi kecuali yang sudah distriknya agak jauh dari kota ya” pesannya.

 

Tak kalah krusial, kapasitasnya sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mimika membuat Ny. Susana memberikan perhatian mendalam terhadap sektor pendidikan anak usia dini. Ia mengingatkan bahwa saat ini telah diberlakukan program Wajib Belajar 13 Tahun, di mana satu tahun pertamanya wajib ditempuh melalui jenjang PAUD. Dengan aturan baru ini, ijazah PAUD menjadi prasyarat mutlak bagi anak-anak untuk dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Dasar (SD). Oleh karena itu, ia menitipkan mandat besar kepada ketua dan pengurus baru untuk menyisir dan memastikan seluruh anak usia dini di Mimika Timur mendapatkan akses sekolah yang layak. 


Dok. Pelantikan Pengurus TP PKK Distrik Mimika Timur masa bakti 2026–2030, di Aula Kantor Distrik Mimika Timur, Senin 06/07/2026. Foto: Titin


Apresiasi tinggi turut mengalir dari Pemerintah Kabupaten Mimika. Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, S.Pd., menyatakan bahwa PKK adalah mitra yang terbukti paling efektif dalam menjangkau masyarakat bawah.

 

"Keluarga adalah unit terkecil, namun menentukan kualitas SDM masa depan. Dari keluarga yang sehat dan berdaya, akan lahir generasi Mimika yang cerdas dan berkarakter," tutur Fransiskus.

 

Terkait pelaksanaan Sosialisasi Alat Reproduksi yang dirangkaikan dalam acara tersebut, Fransiskus menilai agenda ini sangat krusial bagi kesehatan ibu, anak, serta perencanaan keluarga yang bertanggung jawab. Ia meminta edukasi ini dilakukan secara persuasif dan berkelanjutan oleh para kader.

 

Di penghujung pidatonya, Staf Ahli Bupati Fransiskus Bokeyau merangkum empat pesan strategis yang menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi kepengurusan TP PKK Mimika Timur yang baru:

  • Integritas dalam Mengabdi: Menjalankan amanah yang diberikan dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
  • Harmonisasi Lembaga: Membangun kekompakan di internal organisasi serta menjaga hubungan harmonis dengan Kepala Distrik sebagai pembina teknis.
  • Sinkronisasi Program: Memastikan seluruh program kerja PKK bergerak selaras dan mendukung arah pembangunan makro Pemkab Mimika.
  • Pemberdayaan Akar Rumput: Memperkuat kapasitas kader-kader di tingkat kampung sebagai motor penggerak utama yang bersentuhan langsung dengan warga.

 

Acara pelantikan ditutup dengan penuh kehangatan melalui pembacaan pantun oleh Staf Ahli Bupati, menandai dimulainya masa bakti kepengurusan TP PKK Mimika Timur periode 2026–2030 yang siap bergerak bersama demi mewujudkan masyarakat yang maju, sehat, dan sejahtera.

 

Pelantikan ini merupakan momentum penting bagi PKK Kabupaten Mimika Timur untuk mempertegas komitmennya sebagai mitra pemerintah yang inovatif. Dengan berfokus pada pemberdayaan keluarga, organisasi ini optimis dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Mimika Timur selama empat tahun ke depan. (HK)

Postingan Terbaru