Pusdiklat Paskibraka Mimika 2026: Di Balik Rasa Bangga Orang Tua Asli Papua
TIMIKA, papuamctv.com —
Pemerintah Kabupaten Mimika secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan
Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya pembinaan intensif bagi putra-putri
terbaik daerah yang siap menjalankan tugas mulia pada upacara peringatan Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Program pelatihan ini tidak hanya
menjadi ajang kedisiplinan, tetapi juga ruang pembuktian bakat dan potensi
generasi muda Papua, khususnya masyarakat asli daerah.
Kebanggaan mendalam dirasakan
oleh para orang tua peserta, salah satunya Justinus Martin Tenawe, warga asli
Suku Kamoro. Putrinya, Desi Natalia Tenawe, berhasil lolos seleksi dan kini
tengah mengikuti pemusatan latihan. Kebahagiaan Justinus kian lengkap lantaran
ini merupakan kali ketiga anak-anaknya dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka
Kabupaten Mimika.
"Sebagai anak Papua,
khusus dari saya sendiri dari Suku Kamoro, saya bangga bahwa kami tidak hanya
melihat orang lain, tetapi kami juga bisa berdiri dan mengibarkan
bendera," ujar Justinus saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan
generasi muda Papua dalam ajang nasional maupun daerah merupakan buah dari
motivasi dan cita-cita tinggi anak-anak itu sendiri, serta dorongan untuk terus
maju mengikuti jejak positif pemuda Papua lainnya.
Di samping rasa bangga dan
apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas terselenggaranya
Pusdiklat ini, Justinus juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan
operasional para peserta. Menurutnya, masih ada dinamika di lapangan yang perlu
mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah, terutama mengenai
keterbatasan fasilitas peserta.
Ia menyoroti tantangan mobilitas
yang dihadapi oleh beberapa peserta dari keluarga kurang mampu atau yang tidak
memiliki pendampingan orang tua secara penuh di Timika.
"Saya lihat ada orang tua
yang tidak mampu, ada juga yang orang tuanya tidak ada di tempat. Anak-anak ini
mungkin terkendala transportasi. Kalau bisa, pemerintah daerah memfasilitasi
bus penjemputan untuk mereka," ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Pusdiklat
Paskibraka 2026 ini, diharapkan Pemkab Mimika dapat terus mengoptimalkan
pembinaan serta melengkapi sarana penunjang bagi seluruh calon anggota
Paskibraka, sehingga mereka dapat menjalani masa pemusatan latihan dengan maksimal
demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan gagah di Bumi Amungme dan Kamoro.

















