Distrik Mimika Baru Gelar Lomba Kebersihan Sambut Hut Ke-81 Ri Libatkan Lintas Sektor
Pada
05 Agu, 2026
Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Mimika resmi membuka Lomba Kebersihan tingkat RT, Kampung, dan Kelurahan se-Distrik Mimika Baru pada Rabu (5/8/2026). Dibuka oleh Fransiskus Bokeyau mewakili Bupati Mimika, kegiatan ini bertujuan mengubah paradigma kebersihan dari sekadar rutinitas seremonial menjadi budaya dan cerminan peradaban masyarakat.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menegaskan pentingnya perubahan perilaku masyarakat agar penanganan sampah tidak menjadi siklus tanpa akhir. Untuk itu, lomba ini mengusung empat terobosan baru yaitu
· Tantangan 17 Ton: Target pengumpulan sampah selama bulan Agustus untuk mengukur partisipasi warga.
· Penguatan Manajerial RT: Ketua RT berperan sebagai manajer lingkungan (mendata & mengedukasi), bukan lagi sebagai pengangkut sampah.
· Pemilahan dari Sumber: Mendorong pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari skala rumah tangga.
· Ekonomi Sirkular: Mengubah persepsi sampah dari beban lingkungan menjadi sumber daya bernilai ekonomi.
Gerakan ini didukung penuh melalui skema kolaborasi bersama berbagai mitra yaitu
· Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika: Dukungan armada Pasukan Hijau-Biru dan teknis pengangkutan.
· PT Petrosea: Penataan ruang terbuka/bundaran dan dukungan apresiasi (doorprize).
· Swiss-Belhotel Timika: Dukungan sektor swasta untuk penataan estetika lingkungan.
· Yayasan Somatua: Pelibatan tokoh masyarakat dan edukasi berbasis komunitas.
Lomba ini bukan sekadar kompetisi memperebutkan juara, melainkan sebuah gerakan moral dan kesadaran kolektif. Harapannya, integrasi antara kepemimpinan RT, regulasi pemerintah, dan kesadaran warga dapat menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup permanen yang diwariskan untuk generasi mendatang, tidak hanya saat perayaan HUT RI.


















