Soroti Situs Web OPD Mandek, Bupati Mimika Minta Pengelolaan Data Terintegrasi
TIMIKA, papuamctv.com -
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar
kegiatan Sosialisasi Sistem Integrasi Data di Hotel Horison Diana, Timika, pada
Senin (24/08/2026).
Agenda krusial yang bertujuan
memperkuat tata kelola data pemerintahan tersebut dibuka secara resmi oleh
Bupati Mimika, Johannes Rettob, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi
Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan para
tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika
Johannes Rettob menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh perangkat daerah
untuk mengikis ego sektoral dan mengoptimalkan integrasi data dalam mendukung
transparansi serta efisiensi pelayanan publik.
Bupati juga mengkritisi banyaknya
situs web resmi OPD yang tidak diperbarui secara berkala, bahkan ada yang
dibiarkan stagnan hingga bertahun-tahun. Menurutnya, keberadaan kanal digital
seharusnya dijadikan sarana penyedia informasi publik yang dinamis, bukan
sekadar pemenuhan formalitas.
"Kita membuat situs web
tujuannya baik, tetapi jangan sampai hanya untuk kepentingan sesaat lalu
dibiarkan begitu saja. Situs web harus diperbarui secara konsisten. Bahkan di
Kominfo sendiri, struktur organisasi dan datanya masih perlu disesuaikan,"
tegas Johannes.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti
belum terintegrasinya berbagai aplikasi layanan berbasis seluler yang
dikembangkan oleh masing-masing OPD. Ia menilai menjamurnya aplikasi mandiri
justru menyulitkan pemantauan data strategis daerah secara komprehensif.
"Saat ini terlalu banyak
aplikasi terpisah. Padahal, kita membutuhkan satu sistem terpadu yang dapat
menyajikan data strategis secara real-time—mulai dari angka stunting,
penanggulangan kemiskinan, hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) per distrik
dan kampung," ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan dan
konsolidasi data sangat menentukan ketepatan pengambilan keputusan pembangunan.
Mulai dari pemantauan pertumbuhan ekonomi, penekanan angka pengangguran
terbuka, hingga perencanaan infrastruktur transportasi daerah berbasis data
statistik sektoral seperti arus mobilitas penduduk dan laju pertumbuhan
kendaraan yang mencapai 32 persen per tahun.
Sebagai langkah konkret,
Pemerintah Kabupaten Mimika berencana membangun pusat integrasi data berwujud
(Dashboard Mimika Center) Sistem ini diproyeksikan menjadi instrumen utama
pimpinan daerah dalam memantau kondisi wilayah serta merumuskan kebijakan berbasis
data yang tervalidasi.
"Kunci keberhasilan
integrasi ini bukan sekadar teknologi, melainkan komitmen, koordinasi, dan
kedisiplinan setiap OPD dalam menyuplai data akurat secara berkala. Saya
meminta tiap OPD menunjuk Person in Charge (PIC) yang konsisten agar jembatan
komunikasi data ini dapat berjalan berkelanjutan," imbau'Nya
Menutup arahannya, Bupati
menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk bersinergi dan menjaga
kedisiplinan demi mewujudkan visi (Smart City) di Kabupaten Mimika secara
bertahap, terukur, dan terarah.


