Optimalkan Dana Otsus 2026, Pemkab Mimika Gembleng 502 Pencari Kerja OAP Lewat Pelatihan Vokasi
TIMIKA, papuamctv.com — Pemerintah
Kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) resmi
membuka program pelatihan peningkatan kompetensi berbasis unit keahlian bagi
502 pencari kerja Orang Asli Papua (OAP). Langkah strategis yang didanai
melalui alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 dan Pendapatan
Asli Daerah (PAD) ini ditujukan untuk memangkas angka pengangguran sekaligus
mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang berdaya saing tinggi.
Acara pembukaan berlangsung
khidmat di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Timika, pada Kamis
(3/9/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian
dan Pembangunan Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba, yang hadir mewakili Bupati
Mimika, Johannes Rettob.
Membacakan sambutan tertulis
Bupati Johannes Rettob, Petrus Pali Amba menegaskan bahwa arah pembangunan
Daerah Kabupaten Mimika saat ini tidak hanya berfokus pada penguatan
infrastruktur fisik, melainkan juga berimbang dengan pengembangan kapasitas
manusia secara berkelanjutan.
"Pembangunan daerah bukan
hanya soal infrastruktur fisik, melainkan juga pembentukan SDM yang
berkualitas, produktif, dan adaptif. Maka dari itu, pelatihan ini sangat
membantu bagi para pencari kerja di Mimika," ujar Petrus di hadapan
ratusan peserta dan tamu undangan.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan
Dana Otsus—khususnya alokasi 1 persen untuk pemberdayaan ekonomi—harus
dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat asli Papua. Melalui program
penyiapan tenaga kerja ini, peserta tidak hanya didorong untuk mampu menembus pasar
kerja formal, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk berwirausaha secara
mandiri.
"Manfaatkanlah kesempatan
berharga ini dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan tekun, bertanyalah jika
belum paham, dan asahlah keterampilan kalian. Keterampilan yang kalian miliki
kelak adalah bekal masa depan," pesan Petrus kepada para peserta.
Berdasarkan laporan Ketua Panitia
Pelaksana yang berpedoman pada SK Kepala Disnaker Kabupaten Mimika Nomor
500.1.15.1/520/2026, seluruh peserta telah melewati serangkaian tahapan seleksi
yang ketat, mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara.
Untuk menjawab kebutuhan pasar
kerja dunia industri maupun potensi kewirausahaan lokal, Disnaker Mimika
menyajikan delapan kejuruan atau unit kompetensi spesifik:
- Sektor Industri & Teknik: Operator Alat
Berat, Mekanik Alat Berat, Pengelasan (Welder), Kelistrikan, dan
Pertukangan.
- Sektor Keamanan & K3: Security
(Sekuriti) serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
- Sektor Jasa & Kreatif: Tata Boga dan Public
Speaking / Pembawa Acara (MC).
Variasi kejuruan tersebut
disiapkan agar para peserta memiliki keahlian teknis yang presisi serta
tersertifikasi, sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja luar daerah maupun
memenuhi kualifikasi perusahaan-perusahaan skala nasional yang beroperasi di wilayah
Mimika.
Pelaksanaan pelatihan berbasis
kompetensi ini menjadi komitmen nyata Pemkab Mimika dalam mengawal implementasi
dana Otonomi Khusus secara tepat sasaran, akuntabel, dan berdampak langsung
pada taraf hidup warga lokal.
Dengan dibukanya pelatihan ini,
Pemkab Mimika berharap para lulusan nantinya sanggup menjadi penggerak roda
perekonomian daerah—baik sebagai tenaga kerja profesional yang siap pakai di
berbagai sektor industri maupun sebagai wirausahawan baru yang mampu membuka
lapangan kerja di tanah mereka sendiri.



