Sinergi Pemkab dan LDII Mimika: Dorong Koperasi Kuat dan UMKM Naik Kelas
TIMIKA, papuamctv.com —
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
(UKM) terus mempercepat langkah penguatan koperasi dan pengembangan Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai upaya mewujudkan kemandirian dan
peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Pemkab Mimika menggandeng Dewan
Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika
dalam sebuah agenda strategis yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) LDII Timika,
Minggu (6/9/2026).
Mengusung tema “Koperasi Kuat,
UMKM Naik Kelas!” serta dilandasi semangat “Kolaborasi, Inovasi, Kemandirian,
Mimika Sejahtera,” kegiatan ini menjadi ruang sinergi yang inklusif antara
pemerintah, ormas, dan masyarakat dalam memaksimalkan potensi ekonomi lokal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika, Muhammad
Laode Norris Azzahara, beserta seluruh tamu undangan dan warga setempat.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM
Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam
merangkul berbagai elemen masyarakat untuk membina para pelaku UMKM. Ia
mengapresiasi langkah LDII Mimika yang secara proaktif mendata dan mengoordinasikan
koperasi serta UMKM binaannya agar tersistem dengan baik dari tingkat daerah
hingga pusat.
"Kami dari Pemda Mimika
sangat berterima kasih dan mengapresiasi LDII Kabupaten Mimika. Melalui
sosialisasi dan pendataan yang tersistem ini, kami berharap seluruh pelaku UMKM
dan koperasi binaan LDII segera mendaftarkan usahanya ke dalam aplikasi (UMKM
Go Digital) dan Online Data System (ODS) Koperasi milik Diskop UMKM
Mimika," ujar Samuel Yogi.
Lebih lanjut, Samuel menilai
kolaborasi bersama LDII ini merupakan langkah pionir yang patut dicontoh oleh
organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) lainnya di Mimika. Menurutnya, saat
ini adalah momentum yang tepat bagi para pelaku usaha di Mimika untuk
meningkatkan daya saing, bukan sekadar bertahan.
"Tidak ada waktu lagi, ini
saatnya kita harus bersaing dalam dunia usaha. Kesempatan ini terbuka lebar
bagi seluruh masyarakat, baik Orang Asli Papua (OAP) seperti suku Amungme dan
Kamoro, warga Nusantara, maupun anak cucu perintis (Labeti) yang ada di
Kabupaten Mimika. Semuanya memiliki hak yang sama untuk maju," tegasnya.
Samuel juga menekankan bahwa visi
dari Bupati dan Wakil Bupati Mimika adalah memastikan program pemberdayaan
ekonomi dapat berjalan efisien, efektif, menyeluruh, dan menyentuh langsung ke
tingkat akar rumput.

Dok. Sosialisasi Koperasi dan UMKM oleh Diskop UKM Mimika kolaborasi LDII Timika, Minggu (06/09/2026). Foto : Jean
Sebagai wujud nyata dari komitmen
tersebut, Pemkab Mimika memberikan dukungan langsung berupa fasilitasi
legalitas usaha. "Sebagai langkah awal program pemerintah melalui Dinas
Koperasi, kami akan memfasilitasi penyerahan akta notaris secara gratis kepada UMKM
binaan LDII sebagai wadah pembentukan koperasi. Ini baru langkah pertama, ke
depannya tentu akan ada program bantuan lanjutan yang bisa diakses oleh
masyarakat Mimika," tutup Samuel Yogi.
Melalui kolaborasi lintas sektor
ini, diharapkan iklim usaha di Kabupaten Mimika dapat tumbuh semakin sehat,
inklusif, dan mampu melahirkan pelaku-pelaku UMKM yang tangguh dan naik kelas. (MR)



