Distribusi 30.000 Masker, Dinkes Mimika Ingatkan Warga Waspada Kabut Asap Semakin Pekat



TIMIKA — Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan serta paparan kabut asap yang melanda kawasan permukiman. Sebagai langkah responsif, sebanyak 30.000 masker medis disiagakan untuk didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat.

Penambahan alokasi ini dilakukan setelah penyaluran tahap awal sebanyak 5.000 masker di empat titik—yakni kawasan Jalan Hasanuddin, Timika Mall, Jalan Pendidikan, dan Diana Mall—dinilai belum mencukupi. Tingginya mobilitas masyarakat membuat stok awal tersebut habis.

Guna memastikan ketersediaan pasokan, tim penanggulangan bencana telah berkoordinasi dengan Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) untuk memperkuat cadangan logistik. Tambahan 30.000 masker tersebut kini disimpan di kantor pusat koordinasi sebelum disalurkan secara serentak.

Pembagian masker diprioritaskan di area padat aktivitas dan lalu lintas tinggi, meliputi persimpangan jalan utama, kawasan sekolah, serta pusat mobilitas warga.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, S.K.M., menegaskan bahwa penyaluran masker akan dilakukan secara cermat dan bertahap. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan stok agar kebutuhan vital di fasilitas pelayanan kesehatan dasar maupun rumah sakit tetap terjamin.


Dalam aksi kemanusiaan ini, sebanyak 48 personel gabungan disiagakan. Tim dijadwalkan melakukan konsolidasi dan pemetaan akhir titik krusial pada minggu (11/10/2026) pukul 14.00 WIT, sebelum bergerak ke lapangan secara serentak pada pukul 15.00 WIT.

Pemerintah imbau warga untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

Postingan Terbaru