Perayaan HUT ke-30 Kabupaten Mimika, "Mimika Rumah Kita" Bangkit dan Bergerak
Pada
12 Okt, 2026
TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika di Pelataran Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026). Meskipun diselimuti kabut pekat di sekitar kawasan Puspem, prosesi upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kebersamaan.
Suasana peringatan tampak istimewa dengan kehadiran para tamu undangan yang mengenakan busana batik, serta peserta upacara yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah dan seragam dinas. Acara ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para mantan bupati dan wakil bupati, pimpinan TNI dan Polri, pimpinan instansi vertikal, jajaran pimpinan PT Freeport Indonesia, pimpinan BUMN/BUMD, hingga para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen organisasi kemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Bupati Mimika, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendiri, mantan pemimpin daerah, tokoh pejuang, serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Mimika selama tiga dekade terakhir. Perjalanan 30 tahun ditegaskan sebagai sejarah penuh dinamika, tantangan, dan capaian yang harus dijaga serta dilanjutkan bersama.
Peringatan HUT ke-30 kali ini mengusung tema "Mimika Rumah Kita" Bangkit dan Bergerak dari Kampung ke Kota Menuju Gerbang Emas". Pesan utama dalam tema tersebut menegaskan bahwa Mimika adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang asal daerah. Kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong.
Selain itu, dititipkan pula pesan untuk tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada. Pembangunan harus dilaksanakan secara berimbang dan berkeadilan mulai dari kampung, distrik, hingga pusat kota. Masyarakat di kampung harus memperoleh akses yang sepadan terhadap fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur dasar, air bersih, serta penerangan listrik.
Adapun filosofi Gerbang Emas (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera) melambangkan pintu menuju masa depan yang lebih cerah, penuh harapan, dan berdaya saing, dengan tetap berakar kuat pada nilai-nilai adat, kearifan lokal Papua, serta kekayaan alam yang dimiliki. Momentum 30 tahun ini diajak untuk dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas lapangan kerja, serta membangun pemerintahan yang profesional dan transparan.
Di akhir amanat, sorotan khusus juga diberikan terhadap kondisi cuaca dan kualitas udara yang kurang sehat di Mimika dalam beberapa hari terakhir. Langkah cepat diambil Pemerintah Daerah melalui penyiapan surat edaran untuk meliburkan sementara aktivitas belajar mengajar di tingkat PAUD dan TK, serta mengalihkan proses pembelajaran tingkat SMP dan SMA secara dalam jaringan (daring) demi menjaga kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


