Blusukan Akhir Tahun : Bupati Johannes Rettob Wujudkan Impian Warga Sp1 Melalui Akses Jalan Dan Jembatan Baru





TIMIKA, papuamctv.com - Akhir tahun 2025 menjadi momentum bersejarah bagi mobilitas warga di Kabupaten Mimika. Komitmen pembangunan infrastruktur yang dicanangkan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong kini mewujud nyata dalam rupa aspal hitam yang membentang ratusan meter, menghubungkan kawasan SP1 langsung menuju Jalan Hasanuddin. Jalur ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan urat nadi ekonomi bagi para petani lokal yang setiap harinya menggantungkan hidup dengan memasarkan hasil panen ke Pasar Sentral Timika.

Transformasi infrastruktur ini juga menyentuh titik-titik krusial di area pemukiman. Melalui pembangunan jembatan dan jalan pemukiman yang permanen, kesulitan warga yang selama ini harus melintasi lahan milik orang lain untuk mencapai akses publik kini telah berakhir. Aspirasi warga yang mendambakan kemandirian akses terjawab tepat sebelum kalender 2025 berganti.

Tepat pada Rabu (31/12/2025), suasana di Jalan Sa’dan—jalur dua yang mengoneksikan SP1 dan Jalan Hasanuddin—tampak berbeda. Di atas aspal yang baru saja rampung, Bupati Johannes Rettob hadir meninjau hasil pekerjaan tersebut. Di RT 48, kedatangannya disambut dengan prosesi adat menginjak piring gantung di lokasi jembatan dan jalan Gang JOEL, sebuah simbol penghormatan tinggi dari warga atas terwujudnya pembangunan di lingkungan mereka.

Dengan berjalan kaki, Bupati menyusuri jalan pemukiman bersama masyarakat setempat. Dari total 300 meter jalan yang direncanakan, tahap awal sepanjang 90 meter telah berdiri kokoh dan sudah mulai digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Peninjauan ini juga mencakup evaluasi terhadap sisa akses jalan yang masih dalam proses pengerjaan guna memastikan kesinambungan pembangunan ke depan.

Perjalanan tersebut juga menyambangi Gereja Anugerah yang kini telah memiliki akses jalan yang jauh lebih layak. Kehadiran infrastruktur ini membawa suasana baru bagi jemaat yang kini dapat beribadah dengan lebih nyaman. Di sana, momen penuh khidmat terjadi saat Pendeta Gereja Anugerah memanjatkan doa bagi keselamatan dan kelancaran pelayanan pembangunan di seluruh pelosok Kabupaten Mimika.

Kunjungan di penghujung tahun ini berlangsung secara fungsional, memprioritaskan pemantauan kualitas hasil kerja di lapangan tanpa agenda seremonial yang kaku. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa bagi pasangan Rettob-Kemong, akhir tahun bukanlah waktu untuk bersantai, melainkan waktu untuk memastikan setiap janji telah dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Postingan Terbaru