Hadir di Tengah Rakyat: Langkah Cepat Johannes Rettob dan Emanuel Kemong Menangani Banjir di Distrik Iwaka


TIMIKA, papuamctv.com – Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini telah membawa tantangan berat bagi warga di Distrik Iwaka. Sejumlah titik vital seperti SP 5, SP 7, SP 9, hingga Kampung Iwaka terendam banjir, yang tidak hanya melumpuhkan aktivitas ekonomi tetapi juga menguji kesabaran warga. Sebagai bentuk respons cepat terhadap situasi darurat ini, Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, turun langsung ke lokasi terdampak untuk meninjau kondisi masyarakat.

Kehadiran pimpinan daerah ini dilakukan di tengah situasi yang sempat memanas, di mana warga yang terdampak di wilayah SP 5 melakukan aksi pemalangan jalan poros sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas kondisi yang mereka alami. Tanpa sekat, Bupati dan Wakil Bupati hadir untuk berdialog, meredam emosi, dan memastikan bahwa suara masyarakat didengar langsung oleh pemegang kebijakan.

"Kehadiran kami di lokasi adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan. Kami datang untuk mendengar keluhan masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif. Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri—pemerintah hadir dan peduli," tegas Johannes Rettob di hadapan warga.

Pemerintah Kabupaten Mimika menyadari bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya bersifat sementara. Dalam tinjauan tersebut, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong secara saksama memetakan penyebab banjir, mulai dari persoalan drainase hingga luapan air yang tidak tertampung saat curah hujan ekstrem.

Wakil Bupati Emanuel Kemong menambahkan bahwa pemerintah sangat memahami keresahan warga. "Kami menyadari masih banyak hal yang harus dan akan dibenahi. Saat ini fokus kita adalah penanganan darurat, namun secara paralel kami sedang merumuskan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahunnya," ungkapnya.

Langkah nyata yang akan diambil mencakup koordinasi antar-instansi teknis untuk melakukan normalisasi saluran air dan perbaikan infrastruktur jalan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bekerja, berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, dan mencari jalan terbaik demi keselamatan, kenyamanan, serta kesejahteraan seluruh masyarakat Mimika.

Tinjauan lapangan ini diakhiri dengan pesan persatuan. Pemerintah mengajak masyarakat untuk kembali membuka akses jalan dan bekerja sama dalam menjaga lingkungan, sementara pemerintah bergerak cepat mengeksekusi langkah-langkah teknis yang diperlukan. Dengan kehadiran langsung pemimpin di tengah badai, diharapkan kepercayaan masyarakat kembali pulih dan pembangunan Mimika yang lebih aman dari bencana dapat segera terwujud. (HK)

Postingan Terbaru