Sinergi Membangun Mimika: Pengurus IKB-SBB Periode 2026-2031 Resmi Dilantik


TIMIKA, papuamctv.com – Gedung Eme Neme Yauware menjadi saksi momentum bersejarah bagi masyarakat Maluku di Tanah Amungsa. Pada Rabu (11/2/2026), Pengurus Ikatan Keluarga Besar Seram Bagian Barat (IKB-SBB) – INA AMA Kabupaten Mimika periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Ketua Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) Kabupaten Mimika, Markus Samaran.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya wadah pemersatu bagi warga asal Bumi "Saka Mese Nusa" tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menekankan bahwa IKB-SBB memiliki peran strategis sebagai media komunikasi dan perekat silaturahmi. Ia berharap organisasi ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar merepresentasikan seluruh masyarakat Seram Bagian Barat di Mimika.

"Saya berharap kepengurusan ini tetap menjadi media bagi masyarakat SBB. Jangan sampai kalau ada kegiatan hanya satu dua orang yang datang. Saya percaya masyarakat SBB tetap bersatu, berjalan bersama, dan berdiri sama-sama," ujar Johannes.

Bupati juga mengingatkan pengurus agar menjaga transparansi dan soliditas guna menghindari perpecahan yang sering kali dipicu oleh masalah finansial atau rasa saling curiga. Ia mengajak seluruh warga Maluku untuk terus bersinergi membangun Mimika yang aman dan damai sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Di hadapan ratusan warga yang hadir, Bupati Johannes secara khusus menyampaikan terima kasih atas dukungan politik dari warga SBB, SBT, dan Maluku Tengah yang telah mengantarkan dirinya bersama Wakil Bupati terpilih memimpin Mimika. Menurutnya, dukungan tersebut adalah bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat Maluku.

Senada dengan hal tersebut, Ketua IKEMAL Kabupaten Mimika, Markus Samaran (Max), menegaskan bahwa hubungan orang Maluku dengan Papua, khususnya Mimika, sangat dalam secara emosional dan historis.

"Sejak zaman orang tua-tua terdahulu, warga Maluku datang bukan sekadar berdagang, tapi masuk ke kampung-kampung untuk mendidik dan menyebarkan agama," ungkap Max.

Max Samaran juga memberikan edukasi terkait tata kelola organisasi. Ia menegaskan bahwa pelantikan pilar-pilar Maluku adalah kewenangan internal IKEMAL, sementara pemerintah hadir sebagai saksi dan pembina.

"Ke depan, pelantikan pilar-pilar Maluku dilakukan oleh IKEMAL. Pemerintah hadir untuk menyaksikan dan memberi sambutan. Ini adalah bentuk kedaulatan organisasi," tegasnya.

Ketua IKB-SBB terpilih, Agus Tematala, menyatakan kesiapannya mengemban amanah besar tersebut. Meski mengakui tanggung jawabnya berat mengingat jumlah warga SBB yang cukup besar di Mimika, ia optimis dapat membawa organisasi ini berkontribusi nyata.

"Misi utama kami adalah menjaga perdamaian di Mimika. Kami ingin mempermudah kerja organisasi agar pelayanan kepada warga lebih efektif. Banyak warga kami yang berkiprah di pemerintahan dan aparat negara; itu adalah bentuk pengabdian kami untuk Mimika," tutup Agus.

Pelantikan ini menjadi babak baru bagi keluarga besar Seram Bagian Barat untuk semakin solid dan harmonis, sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Mimika yang lebih sejahtera.

Postingan Terbaru