Menuju HUT RI ke-81: Kesbangpol Mimika Seleksi Ketat Calon Paskibraka, Targetkan Tembus Nasional
TIMIKA, papuamctv.com –
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika tengah
menggencarkan persiapan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik
Indonesia ke-81 tahun 2026. Melalui Bidang Pembinaan Ideologi dan Karakter
Bangsa, proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kini
telah memasuki tahapan krusial.
Kasubit Pembinaan Karakter Bangsa
Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Lodik Kaize, SSTP., MAP.,
mengungkapkan bahwa antusiasme pelajar di tahun ini sangat tinggi. Tercatat
sebanyak 226 siswa-siswi kelas 10 dari 21 SMA/SMK sederajat di Kabupaten Mimika
ikut mendaftar.
Lodik menjelaskan bahwa para
peserta harus melewati delapan tahapan tes yang sangat selektif untuk
memastikan standar kualitas fisik dan mental. Tahapan tersebut meliputi seleksi
administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) secara online yang
berkoordinasi langsung dengan BPIP Jakarta, Tes Inteligensia Umum (TIU), tes
kesehatan, hingga tes parade untuk memeriksa postur tubuh ideal.
"Untuk standar Kabupaten
Mimika, tinggi badan perempuan minimal 155 cm dan laki-laki 160 cm. Kami
mencari postur yang benar-benar ideal, tanpa cacat fisik seperti kaki X atau O,
serta bebas dari tato maupun tindik," ujar Lodik saat memberikan keterangan
resmi.
Selain fisik, kemampuan
baris-berbaris (PBB) dan kesamaptaan juga menjadi poin utama. Pada tes
kesamaptaan yang digelar di Kodim 1710/Mimika, peserta diuji lari 12 menit, push-up,
sit-up, back-up, hingga shuttle run.
Hal yang menarik dalam seleksi
tahun ini adalah adanya tes kepribadian yang mencakup penelusuran rekam jejak
media sosial dan uji minat bakat.
"Kami menelusuri jejak
digital mereka. Apakah selama ini menggunakan media sosial secara bijak atau
tidak. Selain itu, mereka harus punya talenta atau skill lain, seperti
menyanyi, bela diri, atau olahraga, sebagai nilai tambah," tambah Lodik.
Dari hasil seleksi ini,
Kesbangpol akan menjaring 55 peserta terbaik sebagai kuota kabupaten. Dari
jumlah tersebut, 10 orang terbaik akan dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat
Provinsi Papua Tengah pada bulan Mei mendatang.
Lodik menaruh harapan besar agar
perwakilan Mimika mampu menembus skuad utama Paskibraka Nasional di Jakarta,
mengingat pada tahun-tahun sebelumnya perwakilan Mimika baru mencapai posisi
cadangan.
"Kita berharap tahun ini ada
dari Mimika yang terpilih di tingkat nasional untuk membawa nama daerah. Tahun
ini partisipasi anak asli Papua cukup banyak dan motivasi mereka luar biasa.
Ini memberikan kami banyak pilihan terbaik," katanya optimis.
Lebih lanjut, Lodik menekankan
bahwa tugas Paskibraka saat ini tidak hanya berhenti pada upacara 17 Agustus.
Berdasarkan regulasi BPIP, mereka yang terpilih akan dipersiapkan menjadi Purna
Paskibraka Duta Pancasila (PDP).
"Mereka nantinya akan
bertugas kembali pada 1 Juni di Hari Lahir Pancasila sebagai syarat menjadi
Duta Pancasila. Ini adalah bentuk pembinaan ideologi jangka panjang,"
jelasnya.
Pemusatan latihan bagi 55 calon
Paskibraka terpilih dijadwalkan akan dimulai pada 17 Juli mendatang. Lodik
mengimbau kepada para pelajar yang berminat di tahun-tahun mendatang untuk
mempersiapkan diri sejak dini, terutama dalam penguasaan Wawasan Kebangsaan,
karena ambang batas nilai (passing grade) yang ditetapkan pusat cukup
tinggi, yakni minimal 70. (HK)





















































