Perkuat Karakter Siswa, SD Inpres Sempan Barat Gelar Karnaval Kebudayaan dan Profesi Nusantara



TIMIKA, papuamctv.com – Semarak menyongsong Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei mendatang mulai terasa di Kabupaten Mimika. Salah satu sekolah unggulan, SD Inpres Sempan Barat, menggelar kegiatan bertajuk "Karnaval Kebanggaan: Budaya dan Profesi Nusantara" pada Rabu (29/4/2026).


Ratusan siswa-siswi tampak antusias mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai pelosok negeri serta seragam aneka profesi. Pawai ini mengambil rute yang dimulai dari gerbang sekolah menuju Jalan Sam Ratulangi, melintasi Jalan Yos Sudarso, Jalan Busiri, Jalan Budi Utomo, dan berakhir kembali di lingkungan sekolah.


Penguatan Karakter lewat Kurikulum Merdeka Kepala Sekolah SD Inpres Sempan Barat, Jems Luis Parera, S.Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa karnaval ini bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Quick Win sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, khususnya pada penguatan aspek kokurikuler.


"Dalam Kurikulum Merdeka, kegiatan intra-kurikuler fokus pada knowledge (pengetahuan). Namun, pembentukan attitude atau karakter harus diperkuat melalui kegiatan di luar kelas atau kokurikuler. Momen ini kami gunakan untuk mempertajam profil lulusan agar memiliki sikap dan karakter budaya yang kuat," ujar Jems saat ditemui di sela-sela kegiatan.


Ia menambahkan, melalui karnaval ini, para siswa tidak hanya mengetahui sejarah Hari Kartini atau Hari Pendidikan Nasional secara teori, tetapi juga mampu mengeksplorasi minat dan bakat mereka secara visual dan komunikatif.


Satu-satunya Sekolah Model di Papua Tengah Prestasi SD Inpres Sempan Barat memang tidak main-main. Sejak tahun 2022, sekolah ini telah ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak. Bahkan, di bawah naungan Kementerian Pendidikan pusat, SD Inpres Sempan Barat terpilih menjadi satu-satunya Sekolah Model (Sekolah Katalis) di Provinsi Papua Tengah.


"Ini adalah kebanggaan sekaligus tantangan besar bagi kami. Di Papua Tengah, hanya ada satu SD yang terpilih sebagai sekolah model, yaitu SD Inpres Sempan Barat. Kami menjadi benchmark atau percontohan bagi sekolah-sekolah lain dalam hal mutu pendidikan dan penerapan regulasi kementerian," ungkap Jems bangga.


Dukungan Penuh Orang Tua dan Pemerintah Daerah Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi antara 847 siswa, 41 tenaga pendidik dan kependidikan, serta peran aktif orang tua melalui program parenting. Jems juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan yang sangat intens melakukan pendampingan.


Terkait fasilitas, meski saat ini sekolah masih menerapkan sistem pembagian waktu belajar (shift) karena tingginya angka kelahiran dan minat masuk sekolah di wilayah tersebut, pemerintah daerah terus memberikan perhatian nyata melalui pembangunan ruang kelas baru (RKB).


"Kami sangat bersyukur dengan adanya Dana BOS Daerah. Regulasi terbaru memungkinkan bantuan ini menopang kesejahteraan guru honorer yang sudah bersertifikasi, yang tidak lagi bisa dibiayai BOS pusat. Dukungan finansial ini membuat kami mampu mewujudkan visi-misi sekolah demi menciptakan lulusan yang kompeten secara skill, attitude, maupun knowledge," tutupnya.


Melalui semangat Hardiknas, SD Inpres Sempan Barat berkomitmen untuk terus menjadi ujung tombak pendidikan bermutu di tanah Papua, mempersiapkan generasi dasar yang siap bersaing saat memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. (HK)

 

Postingan Terbaru