Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Pemkab Mimika Tertibkan Administrasi Kependudukan melalui Kolaborasi Strategis

 



TIMIKA, papuamctv.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengambil langkah proaktif dalam membenahi tata kelola administrasi kependudukan. Langkah ini diwujudkan melalui agenda "Koordinasi Antar Lembaga Pemerintah dan Lembaga Non-Pemerintah dalam Penertiban Pelayanan Pencatatan Sipil" yang digelar di Hotel Horison Ultima, Timika, Kamis (30/4).


Kegiatan strategis ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, yang hadir mewakili Bupati Mimika, Johannes Rettob. Dalam sambutannya, Abraham menegaskan bahwa administrasi kependudukan adalah fondasi vital bagi keberlangsungan pembangunan daerah.


Dalam pidato pembukaannya, Abraham menekankan bahwa dokumen seperti Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan KTP merupakan identitas hukum yang memberikan perlindungan bagi warga negara.


"Penertiban pelayanan pencatatan sipil adalah tanggung jawab kolektif. Ini bukan hanya tugas pemerintah, melainkan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga non-pemerintah," ujar Abraham.


Ia juga menggarisbawahi beberapa tantangan klasik yang masih membayangi, di antaranya:


  • Aksesibilitas: Keterbatasan jangkauan layanan di wilayah pelosok.
  • Edukasi: Masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan dokumen resmi.
  • Kapasitas SDM: Perlunya peningkatan kompetensi petugas dan integrasi teknologi informasi.

Pemkab Mimika mendorong Disdukcapil untuk terus melahirkan terobosan melalui digitalisasi layanan serta aksi "jemput bola". Pola ini diharapkan mampu memangkas birokrasi sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.


Forum koordinasi ini juga menghadirkan perspektif dari berbagai sudut pandang otoritas hukum dan agama guna memperkaya rumusan kebijakan. Hadir sebagai narasumber utama:


  1. Putu Mahendra (Ketua Pengadilan Negeri Kota Timika)
  2. Reinaldo Sampe (Kasidatum Kejari Mimika)
  3. Gabriel Rettobyaan (Kepala Kantor Kementerian Agama Mimika)

Menariknya, Kepala Kemenag Mimika, Gabriel Rettobyaan, menyoroti kaitan erat antara tertib administrasi dengan ketahanan keluarga. Ia menyatakan bahwa keluarga yang sejahtera tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga legalitas dan kesiapan batin.


"Pendampingan terhadap calon pasangan sangat krusial. Saya berharap Disdukcapil sebagai leading sector tidak berhenti pada aspek administratif saja, tetapi juga mampu merangkul keluarga-keluarga yang membutuhkan pendampingan atau pemulihan batin dalam membangun rumah tangga yang harmonis," tutur Gabriel.

 

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika menargetkan lahirnya komitmen bersama untuk:


  • Menyamakan persepsi antar instansi terkait regulasi pencatatan sipil.
  • Memperkuat kolaborasi dengan lembaga adat dan keagamaan.
  • Merumuskan solusi konkrit atas kendala teknis di lapangan.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan besar agar momentum koordinasi ini menjadi titik balik bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Amungsa, demi mewujudkan masyarakat yang tertib administrasi dan terlindungi secara hukum. (HK)

 

Postingan Terbaru