Perkuat Ukhuwah di Bumi Mimika, BKMT dan Himtak Gelar Pengajian Gabungan serta Halal Bihalal 1447 H
TIMIKA, papuamctv.com –
Menutup rangkaian bulan suci Syawal dengan semangat kebersamaan, Badan Kontak
Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mimika bersama Himpunan Majelis Taklim
Kerukunan (Himtak) menggelar Pengajian Gabungan dan Halal Bihalal di Ballroom
Hotel Grand Tembaga, Timika, Minggu (05/04/2026).
Acara yang berlangsung khidmat
ini menjadi ajang konsolidasi akbar bagi ribuan ibu-ibu majelis taklim di
Kabupaten Mimika. Semangat moderasi beragama dan peran strategis perempuan
dalam pembangunan mental masyarakat menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.
Ketua BKMT Kabupaten Mimika, drh.
Sabelina Fitriani, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas
perkembangan organisasi yang sangat masif. Saat ini, BKMT Mimika menaungi
sedikitnya 96 Majelis Taklim yang tersebar di lima distrik utama: Mimika Baru
(24 MT), Mimika Timur (27 MT), Kwamki Narama (11 MT), Iwaka (5 MT), dan Wania
(6 MT), ditambah dengan kelompok-kelompok di bawah naungan Himtak.
"Potensi yang ada di dalam
diri ibu-ibu ini luar biasa. Tanpa disadari, dari basis majelis taklim di
masjid dan lingkungan, kita mampu membentuk organisasi yang sangat besar,"
ujar drh. Sabelina.
Beliau juga menekankan bahwa BKMT
di Mimika memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain di Indonesia
karena mampu merangkul berbagai kelompok paguyuban (kerukunan) ke dalam satu
wadah yang harmonis.
"Kita hidup di Bumi Mimika
yang majemuk. Ibu-ibu adalah pilar yang menghadirkan rasa aman dan nyaman dalam
beribadah, serta menunjukkan bagaimana perempuan bisa berdiri tegak di tengah
masyarakat sebagai ibu, istri, dan penggerak sosial," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua
Himtak Kabupaten Mimika, Hj. Farida, S.Km., M.Kes., melaporkan perkembangan
signifikan organisasi sayap BKMT ini. Sejak dilantik pada Agustus 2025, Himtak
kini telah menaungi 25 majelis taklim berbasis kerukunan dan 2 majelis taklim
berbasis komunitas (Aramuda dan Asyafiyah).
Farida mengapresiasi dedikasi
para pengurus yang meskipun tidak mencari keuntungan materi, namun memiliki
loyalitas tinggi dalam menjalankan program kerja, mulai dari pemeriksaan
kesehatan gratis (medical check-up), kegiatan sosial santunan anak yatim
di bulan Ramadhan, hingga pemanfaatan teknologi informasi oleh generasi muda
kreatif di dalam organisasi.
"Berorganisasi di bidang
sosial keagamaan bukan soal apa yang kita dapat secara materi, tapi bagaimana
kita mendedikasikan waktu, pikiran, dan tenaga untuk menghidupkan marwah
organisasi agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tegas Farida.
Acara yang digelar rutin dua
bulan sekali ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari Majelis Taklim
Kerukunan Takalar yang menampilkan performa terbaik meski dengan waktu
persiapan yang singkat.
Melalui momen Halal Bihalal ini,
kedua pimpinan organisasi tersebut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin
kepada seluruh anggota dan masyarakat Mimika. Kegiatan ini diharapkan tidak
hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi menjadi penguat simpul silaturahmi
yang dapat memperpanjang usia dan melapangkan rezeki bagi seluruh jamaah.
Dengan pertumbuhan majelis taklim
yang terus meningkat, BKMT dan Himtak berkomitmen untuk terus menjadi wadah
pendidikan agama dan sosial yang inklusif, sekaligus mitra strategis pemerintah
dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Mimika. (HK)













































