WKRI Mimika Beri Apresiasi Kunjungan TP-PKK ke Kapiraya, Pentingnya Kolaborasi dan Pendidikan Karakter
Pada
30 Apr, 2026
TIMIKA – Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Katedral Tiga Raja Mimika, Endang Letsoin, memberikan respons positif dan apresiasi tinggi terhadap kunjungan kerja yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzana Susy Herawati Rettob, bersama Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Periana Kulla Kemong, ke Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, pada Rabu (28/4/2026).
Menurut Endang, kehadiran jajaran pengurus TP-PKK di wilayah pesisir tersebut merupakan langkah nyata yang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput. Ia menilai program-program yang dibawa sangat relevan, terutama dalam penguatan fondasi keluarga.
“Program-program ini memang sangat baik dan menyentuh langsung warga masyarakat. Terutama dalam hal pembinaan keluarga, karena kita tahu banyak tantangan yang dihadapi remaja putri dan ibu-ibu saat ini,” ujar Endang Letsoin saat memberikan keterangannya.
Dalam sudut pandangnya, Endang menekankan bahwa pendidikan terbaik bagi anak-anak dimulai dari dalam rumah tangga. Ia menggaris bawahi bahwa pembentukan karakter pada masa usia dini jauh lebih krusial dibandingkan sekadar penguasaan ilmu pengetahuan formal seperti berhitung.
“Pendidikan karakter adalah dasar. Jika karakter anak sudah terbentuk dengan baik, maka ilmu pengetahuan lainnya akan mengikuti dengan sendirinya. Hal ini harus diedukasi sejak anak masih dalam kandungan, melalui pendampingan kepada remaja putri calon pengantin hingga ibu hamil,” tambahnya.
Lebih lanjut, Endang mengajak seluruh pihak untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dalam hal ini TPPKK, dengan organisasi wanita keagamaan seperti WKRI, Kelompok Karismatik Katolik, hingga Legio Maria.
“Di setiap paroki, kami memiliki pelayanan melalui wanita-wanita gereja. Keterlibatan semua sektor sangat dibutuhkan, terutama dalam pembinaan rohani yang menjadi basis edukasi keluarga. Kami berharap ke depan ada program lintas organisasi agar tujuan besar kita dalam membangun SDM Mimika dapat tercapai bersama,” jelasnya.
Selain pendidikan, masalah kesehatan juga menjadi poin kritis yang disampaikan. Endang berharap pemerintah memberikan perhatian lebih pada revitalisasi Posyandu, baik dari sisi fasilitas maupun peningkatan kualitas SDM pengelolanya. Ia mencatat bahwa pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) seringkali masih tersendat, padahal Posyandu adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi yang sehat.
Menutup keterangannya, Endang memberikan apresiasi atas pembagian tugas yang harmonis antara Bupati Mimika dan jajaran TP-PKK. Di saat Bupati menjalankan roda pemerintahan di pusat kota, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK terjun langsung ke wilayah pesisir.
“Ini adalah hal yang luar biasa. Bapak Bupati melayani di kota, sementara Ibu Bupati dan Ibu Wakil turun langsung ke masyarakat pesisir di hari yang sama. Ini menunjukkan kepemimpinan yang mengayomi dan bukti nyata sentuhan kasih seorang ibu bagi masyarakat yang sangat membutuhkan perhatian langsung,” pungkasnya.










