Dinkes Mimika Rakor Evaluasi Pelayanan Remaja Putri Libatkan Pelaku Pendidikan


MIMIKA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika secara resmi menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelayanan Remaja Putri tingkat SMP dan SMA pada Senin (18/5/2026). Giat strategis yang direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga 20 Mei 2026 ini dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Sisma HL.

Agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah langkah krusial dalam memperkuat sinergi antar-instansi, meningkatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan, serta memastikan seluruh program pembinaan di sekolah dapat berjalan secara optimal.

"Melalui komitmen bersama ini, kita sedang meletakkan fondasi untuk membangun generasi remaja putri di Kabupaten Mimika yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan," ujar Sisma HL saat memberikan sambutan pembuka.

Dalam koordinasi ini, Dinkes Mimika bersama para pemangku kepentingan membedah capaian program yang telah diimplementasikan di lingkungan sekolah. Evaluasi ini berfokus pada tiga pilar utama pelayanan kesehatan remaja putri:
Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD): Program ini menjadi krusial mengingat remaja putri sangat rentan mengalami anemia akibat siklus menstruasi bulanan dan fase pertumbuhan yang pesat. Pembagian TTD di sekolah bertujuan memastikan kepatuhan konsumsi secara berkala.
Pelaksanaan Pemeriksaan Anemia: Melalui skrining kadar hemoglobin (Hb) secara berkala, petugas kesehatan dapat mendeteksi secara dini siswi yang mengalami anemia, sehingga intervensi medis atau nutrisi dapat segera diberikan sebelum berdampak pada penurunan konsentrasi belajar.
Intensifikasi Edukasi Kesehatan Reproduksi: Memberikan pemahaman yang benar, ilmiah, dan bertanggung jawab mengenai kesehatan reproduksi kepada remaja putri guna melindungi mereka dari berbagai risiko kesehatan di masa depan.

Tidak sekadar memaparkan data di atas kertas, momentum ini juga dimanfaatkan para peserta untuk saling berbagi pengalaman (praktik baik) serta mengupas kendala riil di lapangan sebagai bentuk evaluasi kerja yang konstruktif.


Keberhasilan program kesehatan di lingkungan sekolah tidak dapat dicapai jika Dinas Kesehatan bergerak sendiri. Oleh karena itu, Rakor ini menghadirkan kolaborasi solid dari pemangku kepentingan kunci yang terlibat langsung dalam pembinaan remaja, di antaranya:

Pihak yang Terlibat

Peran Strategis dalam Program

Guru Pendamping (SMP & SMA)

Ujung tombak pengawasan konsumsi TTD dan edukasi harian di sekolah.

Tenaga Kesehatan Puskesmas

Pelaksana teknis pemeriksaan kesehatan dan penyuluh medis di lapangan.

Dinas Pendidikan Kab. Mimika

Pengambil kebijakan yang mengintegrasikan program kesehatan ke dalam agenda sekolah.

Internal Dinkes Mimika

Penyedia logistik, perumus regulasi, dan koordinator makro program.


Melalui pertemuan intensif selama tiga hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menargetkan output berupa penguatan kolaborasi yang lebih solid, sistematis, dan terukur di masa mendatang.

Hasil evaluasi ini diharapkan mampu melahirkan formula kerja baru yang lebih adaptif terhadap tantangan di lapangan. Goal besarnya adalah membentuk generasi penerus, khususnya remaja putri di Mimika, yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki wawasan serta kesadaran yang tinggi terhadap kesehatan tubuh dan reproduksinya sendiri.

Postingan Terbaru