Optimalkan Layanan Medis, Dinkes Mimika Mutakhirkan Tata Kelola Digital ASPAK Puskesmas



TIMIKA, papuamctv.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi menggelar kegiatan Pembinaan dan Penataan Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan di Hotel Horison Diana, Jumat (22/05/2026). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat validitas data fasilitas kesehatan di seluruh distrik melalui pemutakhiran sistem digital terintegrasi.

 

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari (22–26 Mei 2026) ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs. Agenda krusial ini menghadirkan 26 penanggung jawab Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK) dari puskesmas wilayah perkotaan hingga pelosok distrik.

 

Dalam sambutannya, Plt Kadinkes Mimika, Godfried Maturbongs, menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak semata-mata bertumpu pada performa tenaga medis. Kesiapan sarana, prasarana, dan alat kesehatan (alkes) yang layak dan sesuai standar di setiap fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) memegang peranan yang sama pentingnya.

 

"Ketersediaan sarana dan alkes harus sesuai dengan kebutuhan pelayanan, memenuhi standar yang berlaku, layak digunakan, serta mampu mendukung pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat," ujar Godfried.

 

Ia menambahkan, pengelolaan alkes merupakan proses berkelanjutan yang menuntut manajemen ketat—mulai dari perencanaan, pengadaan, pengoperasian, kalibrasi, hingga tahap penghapusan aset yang sudah tidak layak pakai berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

Mengingat tingginya anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan dan pemeliharaan, pengendalian yang efektif dan efisien menjadi keharusan agar operasional fasyankes tetap berjalan stabil.

 

Pelatihan ini secara khusus menyasar para penanggung jawab ASPAK selaku ujung tombak data di tingkat puskesmas. Godfried mengungkapkan bahwa pemetaan ulang ini mendesak dilakukan menyusul adanya pemutakhiran sistem pada dasbor digital aplikasi milik Kementerian Kesehatan tersebut.

 

“Selama ini berjalan baik, tetapi ada item-item yang harus diperbarui, misalnya saja ada dashboard di dalam aplikasi yang sudah diperbarui dan teman-teman PJ ASPAK ini harus mengikuti itu,” jelas Godfried.

 

Sistem pelaporan yang valid dan up-to-date ini nantinya akan menjadi kompas utama bagi kebijakan penganggaran dan distribusi logistik medis di Kabupaten Mimika.

 

“Karena apa yang mereka laporkan itu terbaca di Dinas Kesehatan, terus terbaca juga di kementerian. Nah, terkait dengan apa yang mereka laporkan dan apa yang mereka rencanakan, itu menjadi panduan bagi Dinas Kesehatan untuk pengadaan alkes selanjutnya,” pungkasnya.

 

Melalui pertemuan intensif ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membidik tiga sasaran utama:

  • Penyegaran Kapasitas SDM: Meningkatkan pemahaman dan wawasan para penanggung jawab ASPAK Puskesmas dalam proses penginputan data.
  • Akurasi Data Lapangan: Mengevaluasi data ASPAK di masing-masing puskesmas guna memastikan kondisi riil di lapangan tercatat dengan akurat.
  • Ketepatan Perencanaan: Menyusun cetak biru usulan kebutuhan sarana dan alkes yang lebih tepat guna dan berbasis data riil.

 

Dengan penguatan tata kelola berbasis digital ini, Pemkab Mimika berharap pelayanan kesehatan di masa depan dapat berjalan lebih berkualitas, merata, serta responsif terhadap kebutuhan seluruh lapisan masyarakat di Tanah Mimika. (MR)

 

Postingan Terbaru