Tembus Cuaca Ekstrem, Pokja 4 PKK Mimika Hadirkan Dokter Spesialis dan Layanan USG di Kokonao
KOKONAO, papuamctv.com –
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika
terus berkomitmen menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat di wilayah pesisir. Meski harus berhadapan dengan cuaca ekstrem dan
tantangan geografis, Pokja 4 TP PKK Mimika sukses menggelar pelayanan kesehatan
terpadu di Kokonao, Distrik Mimika Barat, Senin (18/05/2026).
Dalam kunjungan kerja kali ini,
Pokja 4 TP PKK Mimika membawa terobosan dengan menghadirkan langsung dokter
spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) untuk melakukan pemeriksaan
ultrasonografi (USG) bagi para ibu hamil secara gratis.
Ketua Bidang Pokja 4 TP PKK
Mimika, Ny. Alice Irene Wanma, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk
mendeteksi dini potensi gangguan kehamilan yang selama ini sulit diketahui
hanya dengan metode perabaan (palpasi) biasa.
"Kali ini di Distrik
Kokonao, kami membawa dokter spesialis Obgyn untuk pemeriksaan khusus ibu hamil
menggunakan USG. Melalui pemeriksaan ini, kita bisa mengetahui secara akurat
posisi janin, apakah letak kepala, bokong, atau melintang. Jika ditemukan
kelainan sejak dini, penanganan atau rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih
memadai bisa segera dilakukan," ujar Ny. Alice Irene Wanma saat
diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Berdasarkan data yang dihimpun,
sebanyak 14 ibu hamil dari beberapa kampung di Kokonao menjalani pemeriksaan
intensif. Selain itu, TP PKK Mimika juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan
(PMT) serta suplemen dan vitamin kepada lebih dari 200 hingga 300 anak balita
yang tersebar di 6 sampai 7 kampung di wilayah Distrik Mimika Barat.
Tak hanya memberikan bantuan
fisik, Pokja 4 PKK bersama tim medis juga menggelar penyuluhan intensif
mengenai pentingnya gizi seimbang. Ny. Alice menekankan, pemenuhan gizi
keluarga tidak harus mengandalkan produk-produk dari kota, melainkan dapat
memaksimalkan potensi pangan lokal yang ada di lingkungan sekitar.
"Kami mengedukasi masyarakat
mengenai konsep gizi seimbang yang mencakup zat tenaga, zat pembangun, dan zat
pengatur. Kami tidak mengarahkan mereka membeli makanan kota, melainkan
memanfaatkan makanan lokal di sekitar lingkungan mereka. Yang terpenting,
asupan gizi seimbang ini ada setiap hari di dalam rumah tangga demi pertumbuhan
dan perkembangan anak," jelasnya.
Melalui rangkaian safari
kesehatan ke berbagai distrik sebelumnya, TP PKK Mimika mencatat beberapa
temuan krusial. Di Distrik Uta, misalnya, tim medis berhasil mendeteksi dua
kasus ibu hamil dengan kelainan kongenital (bawaan) pada janin. Berkat deteksi dini
tersebut, kedua pasien langsung disarankan untuk segera dirujuk ke Puskesmas
dan Rumah Sakit demi mendapatkan penanganan spesifik.
Menyikapi pentingnya
keberlanjutan program ini, usai pelantikan pengurus PKK distrik yang baru,
Pokja 4 Kabupaten menjadwalkan agenda pelatihan khusus bagi para kader Posyandu
di Mimika Barat dalam waktu dekat.
"Kader di distrik adalah
perpanjangan tangan kami. Kami akan kembali lagi untuk memberikan pelatihan
keterampilan klinis dasar agar mereka mampu melakukan deteksi dini terhadap ibu
hamil berisiko tinggi," tambah Ny. Alice.
Pokja 4 TP PKK Mimika membawahi
tiga program utama yang krusial, yakni kesehatan, kelestarian lingkungan hidup,
dan perencanaan sehat. Ny. Alice mengakui bahwa mengemban tugas yang
bersentuhan langsung dengan keselamatan manusia bukanlah hal yang mudah. Namun,
dengan komposisi tim yang solid—terdiri dari dokter, bidan, hingga ahli
gizi—PKK Mimika optimis dapat membantu menyukseskan program pemerintah daerah.
"Tantangan di lapangan,
termasuk cuaca yang kurang bersahabat, tidak akan memutus semangat kami. Kami
berkomitmen penuh agar seluruh ibu hamil di kampung-kampung dapat menjalani
masa kehamilan dengan sehat hingga melahirkan bayi dengan berat badan normal
(di atas 2,5 kg), karena hal itulah yang akan menentukan kualitas hidup
generasi masa depan Mimika," pungkasnya._HK
















